Manado. Bunaken.co.id – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, gelar kuliah umum mahasiswa dan pengajar program pasca sarjana program studi pengembangan sumber daya pembangunan, dengan tema ‘Amandemen UUD 1945 Peran DPD RI dan Aktualisasi Pancasila’ di ruang rapat gedung rektorat Unsrat, Jumat (29/17).

Prof. DR. Ir. Darmayanti Lubis yang adalah Wakil Ketua Bidang II DPD RI dan juga selaku pembawa materi dalam kegiatan tersebut mengatakan dari pihak DPD sejak awal telah sadar bahwa ada kelemahan dalam kewenangan, dan hal tersebut ada didalam postitusi.
“Jadi memang dari awal kita coba dulu amandemen, karena itu yang paling pas karena secara konstitusi kita dirubah kewenangannya. Tetapi tidak bisa berhasil, dulu amandemen itu hanya sampai empat. Kita memang hasil amandemen, tetapi kita tidak pernah berhenti kita tetap melakukan pendekatan-pendekatan mengajak masyarakat, kita bicara dengan banyak tokoh-tokoh masyarakat dengan kelompok-kelompok supaya memberi dukungan untuk DPD itu bisa diamandemen kewenangannya diperkuat kemudian pendapat-pendapat masyarakat dimasukkan ke MPR Kemudian itu menjadi bahan,” jelasnya.
Lanjut, pihaknya sudah banyak melihat masukkan dari masyarakat, namun bercerita sebuah amandemen merupakan politik jadi keputusannya adalah keputusan politik.
“Nah, ini akan bergantung, apapun yang kami lakukan kita harus mendapatkan dukungan dari partai-partai politik untuk bisa memajukan sebuah amandemen,” ujarnya
Sementara itu, Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc, DEA, mengapresiasi pelaksanaan seminar dan mengharapkan kiranya kegiatan ini bisa menambah wawasan tentang dasar negara. Sehingga, pada saat diimplementasikan di lapangan, tindakan yang diambil bisa mencerminkan kelima sila dalam dasar negara. Karena masalahnya saat ini, bagaimana rakyat Indonesia bisa menghidupkan nilai-nilai dasar negara secara konsisten dalam aspek kehidupan berbangsa dan bernegara di kehidupan sehari-hari.
“Pancasila memanglah tumbuh dari gagasan intelektual yang merefleksikan kepribadian dan jiwa bangsa Indonesia. Secara fundamental menunjung tinggi kehidupan bermoral dan bermartabat. Masalahnya sekarang, bagaimana masyarakat Indonesia menghidupkan nilai-nilai itu secara konsisten, sehingga tidak hanya indah dalam konsep belaka. Karena hanya dengan menghidupkan Pancasila secara nyata dan konsisten dalam perbagai aspek kehidupan berbangsa bernegara, akan terbangun tameng yang kokoh dari berbagai ancaman yang bermuara pada penurunan nilai ke-Indonesiaan negara kita tercinta,”
Turut hadir, Anggota DPD Provinsi Sulawesi Utara Stevanus Liow, Rektor Unsrat Manado Prof. DR. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.SC, DEA, DR Ferry Daud Liando SIP, MSi, Dosen-dosen pengajar serta para mahasiswa. (Angel/anre)
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan