Manado. Bunaken.co.id.- Politeknik Negeri Manado (Polimdo) dan Pelabuhan Laut Indonesia (Pelindo), Rabu 27/03/2024 menggelar pelatihan bersama tentang Identifikasi dan Pembibitan Mangrove.
Pelatihan yang dilaksanakan di Desa Bodo Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara, merupakan bagian dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial Perusahaan PELINDO. Selain itu, pelatihan tersebut adalah bagian dari kegiatan pembuatan video promosi serta pelatihan lingkungan pada masyarakat Desa Budo.

Menurut Jongky Kamagi, Dosen Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Manado mengatakam, pelatihan yang diikuti oleh 18 orang masyarakat Desa Budo berasal dari UMKM, Pokdarwis dan Pokmaswas.
Selain itu diikuti juga Hukum Tua Lisbet Lintogareng dan beberapa perangkat desa.
“Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan serta pengertian kepada masyarakat tentang pentingnya arti kelestarian lingkungan,”kata Jongky Kamagi.
Dijelaskannya, pelatihan ini masyarakat diajarkan cara mengidentifikasi mangrove serta cara melakukan pembibitan Mangrove.

Selain Jongky Kamagi selaku Dosen Polimdo, pelatihan juga dilaksanakan oleh aktivis lingkungan dari Seasoldier, Kisman Binsijek.
Saat pelatihan ada hal menarik ketika disinggung manfaat dari beberapa pohon Mangrove seperti pembuatan kopi dari Mangrove, tepung, sirup, kolang kaling dan lainnya.
Menurut Jongky Kamagi, masyarakat terutama dari UMKM sangat antusias dan bertanya mengenai cara pembuatannya.
“Pembibitan mangrove ini menjadi suatu bagian dari Green Job yaitu suatu pekerjaan ramah lingkungan yang mendukung pelestarian serta keberlanjutan lingkungan,”ungkap Mner Jongky.
Seperti diketahui, output dari kegiatan ini akan dibentuk kelompok masyarakat yang akan mengelola pembibitan mangrove serta kelompok yang mengelola sampah, selain itu juga pohon mangrove akan diberikan Tag sebagai tanda identifikasi.
Sebelum mengakhirk pelatihan, Jongky Kamagi menyampaikam terima kasih kepada Direktur Politeknik Negeri Manado, Maryke Aleleo, MBA dan PT PELINDO yang sudah memberikan kesempatan dan mendanai pelatihan pengelolaan lingkungan dan pembibitan mangrove.
(st)

Tinggalkan Balasan