Manado.Bunaken.co.id.- Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Komisariat Politeia Cabang Manado mengadakan refleksi di tugu Pahlawan Wolter Mongisidi memperingati Hari Pendidikan Nasional 02 Mei 2017.

Menurut ketua komisariat Politeia GMKI Kobis Kalempou, refleksikan di hari pendidikan nasional untuk membangkitkan kembali semangat pendidikan nasional dengan semangat tut wuri handayani yang saat-saat ini mulai hilang.

“Masuknya Pola Kapitalisme dalam sistem pendidikan mengakibatkan hilangnya semangat pendidikan yang bertujuan untuk memanusiakan dan memerdekakan,”kata Kobis.
Dalam orasinya kalempou juga mengatakan bahwa pemerintah harus menjalankan amanat Undang-Undang Dasar yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Hari ini pemerintah mulai tidak mengambil peran sebagaimana mestinya dalam dunia pendindikan kita dan itu akhirnya berdampak pada ketimpangan sosial dalam dunia pendidikan,”jelas Kobis.
Sementara itu, Hengki Robot selaku Kordinator lapangan dalam refleksi ini menegaskan bahwa harus adanya keadilan sosial dalam sistem pendidikan yang ada di Indonesia.
“Karna hari ini sistem pendidikan kita mulai menunjukan ketidak adilan di mana mulai membedakan antara kaum menengah kebawah dan orang kaya dalam hal ini adanya perbedaan mutu pelayanan pendidikan yang di rasakan,”tegasnya.
Turut serta dalam refleksi ini beberapa pengurus pusat GMKI beserta ketua cabang GMKI manado drg.Hiskia Sembel beserta pengurus cabang lainnya. (Andre/st)

Tinggalkan Balasan