Manado, Bunaken.co.id – Langkah kecil yang dilakukan Tribun Network Kompas Gramedia bertujuan agar pewarta punya sertifikat uji kompetensi, minimal tahu rambu-rambu dan panduan bekerja secara profesional.
Hal ini dikatakan Febby Mahendra Putra, News Directors Tribun Network, dalam pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dilaksanakan grup Kompas di aula kantor cabang utama Bank SulutGo, pusat kota Manado, Kamis (9/10/2025).
“Namanya wartawan juga manusia, sehingga harus saling mengingatkan. Kadang bisa menyakitkan, wartawan yang sudah uji kompetensi bisa memberitakan yang bermanfaat,” jelas Febby Mahendra.
Febby mengaku bahwa Kota Manado tidak asing bagi dirinya, karena 16 tahun lalu ia yang mengawal pendirian koran Tribun Manado.
“Saya tinggal di Winangun selama enam bulan. Terima kasih warga Sulut bisa menerima kehadiran Tribun Manado,” tukas dia.
Tak lupa, Febby menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Yulius Selvanus yang dinilai peduli pada peningkatan kapasitas dan kompetensi wartawan di Sulawesi Utara.
“Terima kasih kepada bapak Gubernur yang telah hadir bahkan mendukung pelaksanaan UKW hari ini,” terang Febby Mahendra Putra.
Gubernur Yulius Selvanus membuktikan kepedulian terhadap peningkatan kapasitas wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Kolaborasi Kompas dan Pemprov Sulut ini sangat saya harapkan. Kita adalah orang-orang yang terlibat langsung suatu peristiwa dalam suatu daerah, wilayah, ingin bergerak maju. Peran dan kolaborasi ini sangat dibutuhkan,” jelas Gubernur ketika menyampaikan sambutan.
Gubernur tak lupa menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara kegiatan termasuk para penguji yang datang dari Jakarta, Bandung dan Semarang.
“Yang 35 orang tadi (34 peserta UKW sesuai penyampaian penyelenggara), saya doakan lulus semua,” tukas Gubernur penuh harapan.
Gubernur menjelaskan bahwa wartawan dengan sebutan lain pewarta dan jurnalis pada dasarnya sama, harus menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.
“Informasi di TKP langsung diberitakan terutama media online. Saya juga banyak bergaul dengan wartawan. Saya tahu (kerja wartawan),” tandas Gubernur.
Gubernur Yulius menyinggung kerja sama pemberitaan dengan Pemprov Sulut yang didahului dengan proses seleksi. Meskipun demikian Pemprov Sulut tak membatasi kerja jurnalistik di pemerintahan provinsi.
“Jika sekarang ada seleksi yang mau bekerja sama, itu dilakukan untuk kepentingan kita bersama,” terang Gubernur, sekaligus membuka secara resmi kegiatan UKW yang dilaksanakan dua hari, Kamis dan Jumat (9-10/10/2025).
Diketahui, UKW diikuti 34 peserta dari Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara, dibagi dalam tiga jenjang yakni muda, madya dan utama.
Turut hadir Paulus Tri Agung Kristanto, Wakil Pemimpin Umum Kompas, Plh Kadis Kominfo Sulut, Denny Mangala, Komut BSG, Ramoy Luntungan, Dirut BSG, Revino Pepah, Direktur Kepatuhan BSG, Mahmud Turuis, para Staf Khusus Gubernur, serta sejumlah pejabat Pemprov Sulut. (Jerry)

Tinggalkan Balasan