Manado, Bunaken.co.id – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) membuktikan sebagai salah satu kampus vokasi di Indonesia.

Terbaru, inovasi Polimdo menghasilkan alat pembentuk paving block menggunakan bahan baku sampah plastik, merupakan langkah maju menjaga lingkungan dari pencemaran.

Menurut Yollanda Lagarens, SS, SHum, mesin ini bisa langsung membentuk paving block dari sampah plastik seperti botol plastik dan penutup botol plastik. 

“Kami sudah melakukan uji coba mesin, hasilnya memang berbentuk paving block yang bisa digunakan,” kata Lagarens yang merupakan dosen di Polimdo yang menjadi penerima beasiswa Australia Awards Indonesia, Kamis (11/9/2025).

Ia menambahkan, mesin tersebut merupakan hasil dari Penelitian Program Berdikari Skema Emas dengan topik “Plastic Waste Management at a Tourism Village” dari tim Polimdo.

“Yang juga berhasil memenangkan Penelitian Skema Kerja Sama Luar Negeri (Kolaborasi dengan Griffith University) 2024 lalu,” terang dia.

Sementara itu, Steven Johny Runtuwene SST, MEng, dosen jurusan teknik elektro, menguraikan paving block menggunakan sekira 3 kg sampah plastik yang sebelumnya telah dibersihkan dan dikeringkan sebelum dimasukkan dalam mesin yang memiliki oven sendiri. 

“Jadi sampah plastik sekali pakai kini memiliki nilai ekonomis serta menjadi solusi untuk mengurangi polusi sampah di daerah kita,” tukas Runtuwene. (Jrp)