Manado.Bunaken.co.id- Universitas Sam Ratulangi Manado menggelar Upacara Hari Sumpah Pemuda dan Deklarasi Kebangsaan Perguruan Tinggi Se-Sulut yang di laksanakan di lapangan Unsrat, sabtu 28/08/2017.

77

 

Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Ellen J. Kumaat, M.Sc, DEA selaku pembina upacara membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga mengatakan : Tanggal 28 oktober 1928, sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air, berkumpul dan mengikrarkan diri sebagai satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa yaitu, Indonesia.

“Stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa. Sudah saatnya kita melangkah ke tujuan lain yang lebih besar, yaitu mewujudkan tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa serta kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.ujar Kumaat

 

Gubernur Sulawesi Utara yang di wakili oleh Kepala Kesbangpol Evans Steven Liow S.Sos MM yang membacakan sambutan Gubernur mengatakan Terlaksananya aksi kebangsaan ini adalah bukti komitmen dan perhatian kita bersama dalam upaya mencegah, menangkal dan melawan berbagai bentuk aliran radikalisme yang dapat mengancam keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara kita dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Gubernur berharap kepada segenap civitas akademika Perguruan Tinggi se-Sulawesi Utara, untuk terus mencari solusi bersama, menemukan jalan keluar, berupa ide, saran, pendapat dan terobosan strategis bagi upaya pencegahan munculnya gerakan radikalisme”.kata Liow

 

Menurut Ketua Panitia Dekan FMIPA Unsrat Prof. Dr. Benny Pinontoan, M.Sc kegiatan Aksi Kebangsaan ini diikuti oleh 31 Perguruan Tinggi se-Sulut sebagai upaya revitalisasi dan aktualisasi Sumpah Pemuda serta komitmen untuk melawan radikalisme. Kegiatan ini menampilkan berbagai tarian daerah di Nusantara.(Andre)