TONDANO – Bupati Kabupaten Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, menyampaikan apreseasi mendalam oleh terbentuknya wadah Pengurus Alumni Pemuda Agape GPdI Tondano dimasa penggembalan Keluarga Awuy-Lantu, Tahun 1975 -1994.

Hal ini disampaikan melalui sambutan tertulis Bupati Minahasa yang dibacakan oleh Ir. Janny Moniung kapasitanya selaku Kepala Badan Kesbang Politik dan Pelindungan Masyarakat Kabupaten Minahasa, saat hadir pada acara pelantikan pengurus Alumni Pemuda Agape, bertempat di gedung GPdI Imanuel Sumalangka, Tondano, Rabu 21 Januari 2026.

Bupati Minahasa Robby Dondokambey berharap, momentum terbentuknya kepengurusan Pemuda Agape ini, akan memberikan makna guna merajut kembali tali persaudaraan, memperbaharui komitmen iman serta menentukan peran Pemuda Agape Tondano dalam membangun gereja, masyarakat serta Kabupaten Minahasa.

“Pemuda Agape GPdI Tondano pada masanya bukan hanya menjadi wadah pembinaan rohani tapi juga menjadi tempat pembentukan karakter kepemimpinan dan nilai-nilai Kristen yang kokoh. Dari sinilah lahir pribadi-pribadi yang hari ini telah menjadi pelayan Tuhan, pemimpin masyarakat professional, pengusaha, pendidik, apartur Negara serta berbagai peran strategis lainnya,” kata Dondokambey.

Dikatakan, rentan waktu 1975 hingga tahun 1994 adalah perjalanan panjang yang penuh dinamika namun satu hal yang patut kita syukuri bahwa nilai nilai kasih, sebagaimana kasih Agape yang ditanamkan sejak muda, tetap hidup dan berbuah dalam kehidupan para alumni hingga saat ini. Inilah bukti bahwa pembinaan pemuda gereja memiliki dampak jangka panjang yang sangat besar bagi pembangunan manusia seutuhnya.

“Pemerintah Kabupaten Minasaha memandang gereja dan organiasi kepemudaan gereja sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Gereja tidak hanya berperan dalam spiritual, tetapi juga berkonstribusi dalam membangunan moralitas, etika, persatuan, persaudaraan serta semangat gotong royong ditengah masyarakat. Oleh karena itu saya mengajak seluruh alumni untuk terus menjadi teladan, teladan iman, pada kehidupan ditengah masyarakat jadilah terang garam dimanapun berada,” pesan Bupati Minahasa.

Sebelumnya, Pengurus wadah Alumni Pemuda Agape Tahun 1975-1994 dengan kepengurusan Ketua : Pdt. Jhon Awuy, Sekretarus Pdt.Handry Maweru, Bendahara : Ny.Meitha Pakasi telah dilakukan pelantikan oleh Ketua MD GPdI Sulut, Pdt.Yvonne Awuy-Lantu kapasitanya selaku orang tua rohani masa penggembalaan Tahun 1975-1994, di GPdI Pusat Tondano.

Dalam sambutannya, Pdt.Yvonne Awuy-Lantu mengatakan, terbentuknya kepengurusan wadah Alumni Pemuda Agape GPdI Tondano untuk bisa membawa organisasi yang lebih erat dalam persaudaraan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dengan menyatukan semua potensi anggota dan pengurus.

“Demi nama Tuhan Yesus Kristus, saya melantik saudara-saudari menjadi Pengurus Alumni Pemuda Agape, kiranya berkat Allah memberikati dan menyertai saudara-saudari pengurus dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai pengurus,” kata Bunda Yvone Awuy-Lantu selaku orang tua rohani.

Acara pelantikan Pengurus Alumni Pemuda Agape tersebut, juga menampilkan puji-pujian dari rukun pemuda Yahya, dan rukun pemuda Filadelfia serta pujian dari pengerja dan kesaksian dari anak-anak rohani Keluarga Awuy-Lantu.

Sementara itu, Pdt.Jhon Awuy  tampil memberikan kesaksian yang mewakili keluarga Pendeta Awuy-Lantu, mengatakan kenangan yang indah dimasa orangtuanya mendedikasikan hidup mereka dalam penggembalaan tahun 1975 sampai tahun 1994, telah memberikan arti yang begitu dalam bagi perkembangan dan pertumbuhan spiritual dalam kehidupan kerohanian dirinya dan seluruh Alumni Pemuda Agape.

“Pemuda Agape dimasa penggembalaan orang tua kami tentu telah memberikan konstribusi yang amat berarti bagi suksenya kepemimpinan orang tua kami dalam penggembalaan, serta kemajuan yang amat berarti dalam pelayanan penggembalaan di masa tahun 1975 hingga tahun 1994 di GPdI Tondano dimasa itu,” ujar Pdt.Jhon Awuy, disela sambutan kesaksiannya, yang juga menjadi tuan rumah sebagai Gembala GPdI Imanuel Sumalangka, Tondano.

Lanjut dikatakan, meski dirinya tidak banyak terlibat dalam kepengurusan kepemudaan dimasa itu, namun kesan-kesan perjalanan pelayanan kepemudaan Agape telah memberikan semangat bagi dirinya untuk menjadi hamba Tuhan dan mendedikasikan dirinya bagi pekerjaan pelayanan ladang Tuhan sampai saat ini.

Dirinya menyampaikan ungkapan terimakasih mendalam karena ratusan eks Pemuda Agape Tahun 1975-1994 dari berbagai pelosok di Indonesia bahkan para hamba Tuhan berasal dari luar negeri, telah datang berkumpul di gedung GPdI Imanuel Tondano untuk bertemu, berinteraksi dan merajut berbagi kebersamaan guna terus menyatukan visi kebersamaan dalam pelayanan untuk kedepannya.

Senada hal itu, Pdt. Adri Sampow sebagai anak didik Alm.Pdt HOH Awuy dan Ibu Rohani Yvone Indria Lantu yang mewakili rekan-rekannya sebagai anak didik Trainning Center (TC) di pastori GPdI Tondano masa tahun 1991-1994 menyatakan ungkapan terimakasih mendalam kepada seluruh panitia kerja Alumni Pemuda Agape yang sudah melaksanakan acara Alumni.

“Dengan kegiatan Alumni ini, tentu saya dan semua rekan-rekan saya dimasa kami menjadi anak didik Keluarga Pendeta Awuy-Lantu, dapat berjumpa kembali dan berbagi kenangan. Saat ini saya sudah dipercayakan dalam penggembalaan di Kota Malang Provinsi Jawa Timur, bisa hadir berkumpul bersama seluruh Alumni Pemuda Agape GPdi Tondano, semua karena kasih dan anugrah Tuhan,” kata Adri Sampow yang tampil memberikan kesaksian dimimbar. (audie kerap)