Manado.Bunaken.co.id – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Daerah Manado melakukan aksi refleksi hari pendidikan Nasional, rabu 02/05. pembakar semangat sekaligus titik kumpul berada di bundaran samping Korem Santiago dengan titik aksi berikutnya Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara.

IMG-20180502-WA0029

Ketua Kammi Daerah Manado Anshar Tadete dalam seruan orasinya menyuarakan bahwa proses kapitalisasi di dunia pendidikan yang sering terjadi yaitu berasal di perguruan tinggi.

“Kenapa perguruan tinggi merupakan lumbung kapitalisasi?, Hal ini dipicu kurangnya perhatian Dinas Pendidikan terhadap pemberian pembekalan kepada guru maupun kepala sekolah tentang pemahaman alur masuk perguruan tinggi dan proses pembayaran pada saat sudah berada di perguruan tinggi” Ujar Tadete

Lanjut dikatakannya, “sosialisasi dan peraturan terkait tentang perguruan tinggi seharusnya dilakukan sejak dini, sebelum siswa tersebut masuk ke perguruan tinggi.” lanjut tadete

IMG-20180502-WA0032

Tadete juga mengatakan bahwa “ketidak tahuan dari siswa dan keluarga ini juga akan meminimalisir hal turunan dari proses kapitalisasi di dunia pendidikan yaitu politik kekeluargaan dalam proses menempuh studi, dan gratifikasi terhadap tenaga pendidik.” tutupnya

Dalam aksi tersebut disepakati, dinas akan menerima aspirasi yang disampaikan Kammi daerah Manado untuk menemukan solusi dan bisa diaplikasikan dalam hal menangkal kapitalisasi sejak dini didunia pendidikan terlebih khusus perguruan tinggi.

IMG-20180502-WA0025

Aksi ditutup dengan nyinyian yel-yel dan teriakan- teriakan lantang dari massa aksi tersebut. (AR)