MANADO, Bunaken.co.id – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, berkomitmen meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di pasar global.

Hal ini ditegaskan dalam agenda penandatanganan kerja sama dengan Kementerian P2MI di Manado, Jumat (24/4/2026), yang berfokus pada penguatan kompetensi sebelum keberangkatan (pre-departure).

Sulawesi Utara dikenal sebagai salah satu kantong pengirim pekerja migran yang aktif, terutama ke negara tujuan Jepang.

Melalui kerja sama ini, calon pekerja migran asal Sulut akan mendapatkan pelatihan yang lebih mumpuni agar memiliki keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri di luar negeri.

Beberapa poin sinergi Pemprov Sulut dan Kementerian P2MI, yakni peningkatan skill: memastikan calon PMI memiliki sertifikasi dan keahlian yang diakui internasional.

Lainnya, kesiapan mental: pendampingan persiapan matang sebelum menuju negara penempatan, serta dukungan lintas sektor: melibatkan Dinas Pendidikan, Kesehatan, hingga Kominfo untuk memfasilitasi persiapan keberangkatan.

“Kerja sama ini sangat membantu masyarakat kita dalam mempersiapkan diri secara matang. Kami ingin warga Sulut tidak hanya bekerja di luar negeri, tapi mereka berangkat sebagai tenaga kerja profesional yang memiliki daya saing tinggi,” pungkas Gubernur Yulius. (Jerry)