Bunaken.co.id.- Heavenly Culture, World Peace, Restoration of Light International atau yang disingkat HWPL melaksanakan Joint Seminar for World Peace – Building Peace Spirit: Intercultural Dialogue and Understanding for Institutional Peace

Dengan total peserta 319 orang yang terdiri dari UIN Makassar 11 dosen dan 114 Mahasiswa dan UIN Sumatera Utara yakni 1 dosen dan 1 pembicara tamu dan 120 Mahasiswa. Sedangkan peserta dari umum berjumlah 72 orang.
Dialog UIN Sumatera Utara Dan Makassar Legislate mengambil pembicara antara lain, Pembicara pertama Prof. Dr. H. Barsihannor, M.Ag selaku Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar, pembicara kedua Dr. Parlindungan Purba, SH, MH selaku Ketua Yayasan Sari Mutiara, pembicara HWPL Edeline Kim Koordinator Pendidikan Perdamaian HWPL Indonesia, pembicara utama Prof. Dr. Phil, Zainul Fuad, MA Ketua Rumah Moderasi Beragama UIN Sumatera Utara.
Pertemuan tersebut juga membahas tentang rencana atau langkah kedepan dari HWPL untuk menjalankan kelas-kelas pendidikan perdamaian di UIN Sumatera Utara dan Makassar.
Dan secara garis besar acara yakni, seminar diikuti oleh mahasiswa dan dosen baik secara daring maupun luring.
Untuk Luring sebagian harus melantai karena kursi tidak cukup dalam ruangan lectural theatre.
Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar Prof. Dr. H. Barsihannor, M.Ag, dan diawali dengan tayangan video kegiatan-kegiatan HWPL.
Agenda seminar dilanjutkan dengan pidato perdamaian yang disampaikan oleh Prof. Dr.Phil. Zainul Fuad, MA, Ketua Rumah Moderasi UIN Sumatera Utara.
Sedangkan agenda seminar ditutup dengan pembacaan Ikrar mahasiswa untuk mendukung Deklarasi Perdamaian Dunia dan Pengakhiran Perang melalui penyebaran budaya damai dan pengakhiran perang.
Seperti diketahui, seminar yang berlangsung kurang lebih 1.5 jam ini dipandu oleh Dr. Nasrum Marjuni, MA.(rilis/Sonny)

Tinggalkan Balasan