Bitung. Bunaken.co.id.- Peristiwa naas tabrakan maut Maruasey antara mobil tangki minyak dan avansa di jalan trans Sulawesi Desa Munte Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan yang menyedot perhatian masyarakat, mendapat perhatian dari KNKT.

Pasalnya kecelakaan tersebut menelan korban jiwa empat orang tewas ditempat terpanggang api dari tumpahan minyak yang berasal dari tanki minyak bermuatan BBM jenis Pertalite 16 KL.
Head of Corporate Communications PT Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo saat konfrensi pers dengan awak media menyampaikan untuk proses investigas melibatkan sejumlah pihak dalam kasus tabrakan maut yang terjadi di Munte turun ke arah Desa Maruasey melibatkan tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Kepolisian, Pertamina dan tim dari PT Elnusa Petrofin.
Semuanya melakukan reka kejadian untuk membuktikan penyebab dari kecelakaan naas ini, apalagi berbagai berita yang beredar di masyarakat akibat kecelakaan itu.
“Dalam penyelidikan kasus itu mengapa sampai melibatkan KNKT karena ada ledakan, serta penjelasan terkait akan jumlah orang di dalam mobil tangki, menyampaikan bahwa untuk standart operasional prosesur (SOP) dua orang, satu sopir dan kernet dengan sebutan awak mobil tangki (AMT) 1 dan AMT 2,”kata Bagus Wibowo.
Selain itu dikatakan Wibowo, mobil yang dikemudikan oleh AMT 1, atau sopir yang senior, keberadaan orang di dalam mobil tangki terekam di CCTV yang ada di terminal pengisian dan ada alat di dalam kabin mobil tangki, kami dari pihak Elnusa Petrofin juga sudah memberikan bukti-bukti terkait keberadaan sopir tangki, sesuai dengan persyaratan yang ada. Dan saat ini AMT masih ditahan yang berwajib, dan jika memang bersalah di proses lanjut serta dari pihaknya akan evaluasi.
“Kalau memang ada yang dilanggar hingga menyebabkan nyawa yang hilang, sanksinya kami meberikan PHK ke karyawan,”ungkapnya.
Sementara itu Pihak keluarga juga berterimah kasih kepada pemerintah Kota Bitung khususnya Walikota Bitung Maurits Mantiri yang hadir langsung serta memberikan penguatan bagi kami keluarga yang sedang berduka.(Joywatania)

Tinggalkan Balasan