Tomohon, Bunaken.co.id – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tomohon 2021 berlangsung dalam Video Conference (Vidcon), Rabu (22/4/2020).

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman dalam sambutan mengatakan bahwa di Tengah-tengah Covid-19 yang terjadi, maka pelaksanaan Musrenbang di Kota Tomohon dilaksanakan sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yakni melakukan penyesuaian dengan mekanisme pelaksanaan Musrenbang secara online.

Kegiatan ini mengacu pada surat edaran Mendagri no.440/2552/SJ tanggal 23 Maret 2020 mengenai pelaksanaan Musrenbang RKPD Provinsi & Kabupaten/Kota tahun 2021. Sesuai amanat UU no. 25 tahun 2004 tentang sistim perencanaan pembangunan nasional dan UU no 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

Peraturan Menteri Dalam Negeri no. 86 tahun 2017 tentang tatacara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tatacara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang RPJPD & RPJMD, serta tatacara perubahan RPJPD, RPJMD, & RKPD.

Diungkpakan bahwa tema pembangunan Kota Tomohon tahun 2021 yaitu Peningkatan layanan dan pengembangan SDM, Infrastruktur serta pariwisata untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berwawasan lingkungan dengan 7 program prioritas pembangunan diantaranya kemandirian ekonomi dan daya saing; penanggulangan kemiskinan dan permasalahan sosial dan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat; pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup, penanggulangan bencana dan penataan ruang; pariwisata dan budaya; pembangunan infrastruktur; kualitas birokrat dan tata kelola; kualitas sumber daya manusia.

Walikota mengharapkan agar apa yang dihasilkan, diputuskan dan disepakati dalam Musrenbang ini benar-benar dijabarkan dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA) Perangkat Daerah. Agar pada saatnya akan menghasilkan APBD tahun depan yang semakin capable mengakumulasi berbagai kebutuhan pembangunan daerah yang kualitasnya semakin baik dari tahun ke tahun.

“Terima kasih kepada Badan Penelitian Perencanaan dan Pembangunan bersama Perangkat Daerah Kota Tomohon untuk implementasi aplikasi Simda Integrated dalam perencanaan,” ucapnya.

Kegiatan ini diikuti Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, Ketua DPRD Kota Tomohon Jemmy Sundah, Kapolres Tomohon AKBP Raswin Bachtiar Sirait, Kajari Tomohon Immanuel Richendry Hot, Ketua Pengadilan Negeri Tondano ST Iko Sudjatmiko, Dandim 1302 Minahasa Letkol Infanteri Slamet Rahardjo, Presidium BKSAUA Pdt Roy Tamaweol, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Harold V Lolowang, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Utara Jenny Karouw, jajaran pemerintah Kota Tomohon dan pemangku-pemangku kepentingan terkait. (Pdt)