Manado. Bunaken.co.id.- Polimdo atau Politeknik Negeri Manado, yang tergabung dalam Konsorsium Pendidikan Vokasi di Sulawesi Utara 17-18 Mei, menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan beberapa Dinas Propinsi dan akademisi.

FGD yang bertema “Penguatan Ekosistem Kemitraan Untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah Sulawesi Utara” menurut DR Stevie Kaligis, SE, MM, Ak, CA selaku Ketua Konsorsium Pendidikan Tinggi Vokasi Sulut bahwa, kegiatan ini merupakan salah satu bagian besar dari program penguatan ekosistem kemitraan untuk pengembangan inovasi berbasis potensi daerah di Sulawesi Utara.
“Salah satu indikator yang ingin dicapai dari program ini adalah inovasi planning. Kalau yang lalu watch planning yang ini inovasi planning. Di inovasi planning kita ingin mendapatkan masukan-masukan dari berbagai latar belakang baik akademisi maupun pemerintah sebagai mitra,”kata DR Stevie Kaligis, SE, MM, Ak.
Dikatakannya, di dalam program konsorsium mendapatkan rumusan tentang inovasi yang sedang dijalankan dan bagaimana inovasi itu ke depan secara khusus di empat sektor unggulan yang ada di Sulawesi Utara.
“Inovasi ini bisa pendekatan budaya, pendekatan tehnologi tapi bisa juga peningkatan struktur organisasi atau budaya organisasi yang tujuannya adalah untuk meningkatkan nilai tambah. Jadi ada nilai tambah yang didapatkan dari inovasi itu sebagai targetnya,”tutur ketua konsorsium DR Stevie Kaligis.
Selain itu mengatakan bahwa, hasil yang didapat tentunya akan direkomendasikan ke pihak pemerintah terhadap inovasi itu sendiri. Sehingga kebijakan inovasi di beberapa sektor unggulan bisa menjadi catatan untuk diimplementasikan oleh pemerintah daerah karena memang program ini tidak hanya melibatkan satuan pendidikan vokasi tetapi ada stakeholder di dalamnya, ada pemerintah daerah sebagai leader pemangku kepentingan.
Seperti diketahui, FGD tersebut menghadirkan para narasumber antara lain, Henry Kaitjily, SH selaku Kadis Pariwisata, Stenly Mandagi, S.P, MSi dari Dinas Pertanian dan Pertenakan, Jimmy Ranti, S.Sos, MSi dari Balitbang, Deyne Rondonuwu, S.Pi, MSi dari Dinas Perikanan dan Kelautan.
Sedangkan mewakili akademisi yakni, Prof DR Joshian Nicolad Schaduw SIK MSI dari Fakuktas Perikanan dan Kelautan Unsrat, Prof. Dr. Bet El Silisna Lagarence, MMTour, dari Polimdo Dr.Ir. Diane Pioh,M.Si dari Akademi Pertanian dan Dr. Steven Runtuwene, SST, M.Eng.
Sementara kegiatan FGD juga sukses dilakukan melalui tim kerja yang diketuai oleh DR Stevie Kaligis dengan beberapa anggota seperti, Melky K.E. Paendong, SE., MBA, Arifmanuel Kolondam, SE., MM, Ely. J. Karimela, S,Pi., M.Si, Stendy. B.H. Sakur, SST,. M.Kom, Edwin O. Langi, S,Spi., M.Si, Tony Alalinti, S.Kom., MM.Kpm, Marlin Lolowang, S.Th, Priskila Surentu, S.Tr.M dan Veren Turangan, SE.(sonny)
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan