MANADO, Bunaken.co.id – Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) kembali mempertegas komitmennya dalam mengawal roda pemerintahan di Sulawesi Utara. Melalui agenda coffee morning yang digelar pada Jumat (17/4/2026), JIPS membangun ruang diskusi strategis bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna menyelaraskan narasi pembangunan di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.
Pertemuan di Manado ini dihadiri oleh sejumlah pejabat teras Pemprov Sulut, di antaranya Jemmy Ringkuangan (Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan), Jani Lukas (Kepala Balitbangda Sulut), dan Zainudin Saleh Hilimi (Kepala Dinas Kominfo) didampingi Kabid Clief Wangke.
Mewakili Gubernur, Asisten II Jemmy Ringkuangan menekankan bahwa kepemimpinan Yulius-Victor saat ini sangat fokus pada mitigasi risiko bencana alam dan stabilitas ekonomi. Berdasarkan data BMKG, ancaman kemarau panjang menjadi prioritas utama yang harus diantisipasi oleh seluruh sektor.
“Sesuai arahan Gubernur, ketahanan pangan harus tetap terjaga di tengah ancaman kemarau. Kami juga memitigasi ketersediaan air bersih dan risiko kebakaran lahan, mengingat aktivitas ekonomi dan kunjungan wisatawan ke Sulut terus meningkat,” tegas Jemmy.
Ia menambahkan bahwa seluruh OPD telah diinstruksikan untuk mempererat koordinasi dengan pemerintah pusat serta kabupaten/kota agar setiap kebijakan tetap berada dalam satu garis visi pembangunan daerah.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Balitbangda Sulut, Jani Lukas, mengungkapkan bahwa dukungan terhadap visi Gubernur dilakukan melalui penguatan riset. Fokus penelitian mencakup isu-isu krusial seperti sektor pertambangan dan dampak lingkungan, penurunan stunting dan perlindungan anak, serta adaptasi perubahan iklim (El Nino).
“Kami melibatkan tenaga ahli dan akademisi, termasuk dari ITB jika diperlukan, agar setiap kebijakan yang diambil oleh Bapak Gubernur benar-benar berbasis data (evidence-based policy),” jelas Jani.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DKIPS) Sulut, Zainudin Saleh Hilimi, memberikan apresiasi tinggi terhadap peran JIPS. Menurutnya, media adalah jembatan utama agar program pemerintah tidak mengalami distorsi informasi saat sampai ke masyarakat.
“Kami mengapresiasi JIPS yang terus membangun komunikasi positif. Sinergi ini memastikan narasi pembangunan tersampaikan secara akurat, utuh, dan transparan,” ujar Zainudin.
Ia juga memastikan bahwa stok kebutuhan pokok seperti BBM dan LPG dalam kondisi aman, sehingga masyarakat tidak perlu panik.
Koordinator JIPS, Ronald Rompas, menegaskan bahwa forum diskusi seperti ini sangat penting untuk menyamakan persepsi antara pembawa berita dan pelaksana kebijakan.
“Ini adalah bentuk dukungan nyata kami. JIPS siap menjadi mitra strategis dalam mengawal program-program pemerintah provinsi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas,” tutup Ronald.
(Jerry)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan