Bitung, Bunaken.co.id – Sudah hampir sebulan kota Bitung ditetapkan siaga darurat bencana virus covid-19. Untuk melakukan pencegahan penyebaran virus covid-19 (corona virus disease) berbagai upaya sudah dilakukan Pemerintah Kota Bitung bekerja sama dengan Forkompimda, Dinas dan Instansi terkait.

WhatsApp Image 2020-06-23 at 21.15.19 (1)
Petugas penyemprot menerima APD sederhana buatan PMI dan TP-PKK Kota Bitung dari Wali Kota Bitung.

Berbagai edaran sudah di keluarkan Pemerintah Kota Bitung, berdasarkan edaran dari pusat. Sekolah diliburkan, ASN Eselon lll, lV dan THL juga diliburkan, melakukan penyemprotan disinfektan secara massal dan terus dilakukan. Pasar tradisional dibuka hanya sampai jam 15:00 dan langsung disemprot disinfektan.

Ketua TP-PKK Kota Bitung, Khouni Lomban-Rawung, memberikan APD sederhana kepada petugas Dinas Perhubungan yang bertugas di perbatasan Bitung-Minut.
Ketua TP-PKK Kota Bitung, Khouni Lomban-Rawung, memberikan APD sederhana kepada petugas Dinas Perhubungan yang bertugas di perbatasan Bitung-Minut.

Sejak 3 April, Pemkot membatasi warga datang ke Kota Bitung dengan mentutup 3 akses masuk lewat darat dari jam 22:00 sampai jam 04:00 Wita. 8 April 2020, Wali kota Bitung bersama Forkompimda mengambil keputusan menutup penuh tiga jalur masuk ke Kota Bitung, yaitu jalan Karondoran, Pinasungkulan dan Tanjung Merah.

Wali Kota Bitung, Max J Lomban, memberikan alat semprot kepada petugas gabungan Pemkot, TNI dan Polri.
Wali Kota Bitung, Max J Lomban, memberikan alat semprot kepada petugas gabungan Pemkot, TNI dan Polri.

Sehingga semua yang akan masuk ke Kota Bitung hanya bisa lewat jalan Sagerat dan akan dilakukan pemeriksaan kesehatan sesuai protokol 1×24 jam. Semua mobil dan motor pun harus di semprot dengan disinfektan, untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

 Warga terdampak menerima bantuan sembako dari Pemerintah Kota Bitung.
Warga terdampak menerima bantuan sembako dari Pemerintah Kota Bitung.

Juga, bagi warga pekerja informal belum terdata, sementara di data untuk pembagian tahap berikut. Pembatasan di Pelabuhan penumpang Bitung juga telah dilakukan Pemkot. Walaupun Wali Kota Bitung sudah meminta kementerian perhubungan untuk sementara waktu ditutup, tapi kewenangan penuh menutup Pelabuhan adalah Pemerintah Pusat.

Saat ini Pemkot Bitung hanya bisa melakukan pembatasan penumpang, yaitu semua penumpang datang dan keluar lewat Pelabuhan Bitung harus menggunakan masker, juga penumpang transit dianjurkan tidak turun dari kapal.Kota Bitung sampai hari ini 9 April 2020, belum ada terkonfirmasi positif covid-19, bahkan 6 orang sudah dinyatakan kategori Pasien dalam pengawasan (PDP), telah sembuh.

Sampai saat ini 16.530 kepela keluarga (KK) sudah dalam proses pembagian bantuan tahap pertama dari Pemkot Bitung berupa 10 kg beras, 10 ikan kaleng dan 1 dus Mie instan. “Selaku Wali Kota, saya mengucapkan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang membantu memberikan bahan makanan kepada warga yang terdampak, PT SMS, PT AMR dan PT MNS, semoga bantuan ini dapat membantu warga yang terdampak, semoga diikuti perusahaan yang lain,”tutur Lomban. (Advertorial)