Sulut, Bunaken.co.id – Polemik akses jalan di kawasan lingkar tambang milik PT Meares Soputan Mining (MSM) di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) akhirnya menemui titik terang. Permasalahan yang sempat memicu perbedaan pandangan antara masyarakat dan pihak perusahaan kini memasuki tahap rekonsiliasi melalui proses mediasi yang difasilitasi Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (29/04/2026).
Meski dalam proses mediasi sempat terjadi silang pendapat, namun dialog yang melibatkan perwakilan masyarakat adat, unsur Muspika, serta Komisi III DPRD Sulut sebagai mediator, berujung pada kesepakatan bersama.
Kesepakatan tersebut diperkuat melalui hasil turun lapangan yang dilakukan Komisi III DPRD Sulut bersama perwakilan masyarakat, yang menghasilkan sejumlah poin penting guna mendukung proses rekonsiliasi antara kedua belah pihak.
Di sisi lain, pihak perusahaan dalam menyikapi persoalan ini mengedepankan pendekatan persuasif dengan membuka ruang dialog, mendengar aspirasi masyarakat, serta aktif hadir di tengah permasalahan untuk mencari solusi terbaik demi kepentingan bersama.
Komisi III DPRD Sulut sebagai mediator juga menyatakan dukungan penuh agar akses jalan tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, tentunya dengan tetap memperhatikan kesepakatan yang telah dicapai bersama.
Ketua Komisi III DPRD Sulut, Berty Kapojos, menegaskan bahwa pembukaan akses jalan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama antara masyarakat dan pihak perusahaan.
“Sesuai rapat bersama hari ini antara pihak perusahaan, masyarakat, serta tokoh adat, telah disepakati bahwa jalan ini akan dibuka dan digunakan. Tentunya dengan berbagai persyaratan yang diajukan masyarakat kepada pihak perusahaan untuk disepakati bersama,” ujar Kapojos.
Diketahui, PT Meares Soputan Mining (MSM) merupakan perusahaan yang telah lama beroperasi dan berkomitmen terhadap pengembangan masyarakat lingkar tambang, salah satunya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat sekitar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi III DPRD Sulut Berty Kapojos, Wakil Ketua Nick Lomban dan Yongki Limen, serta anggota DPRD Amir Liputo, Haslinda Rotinsulu, dan Toni Supit. Hadir pula Camat Ranowulu, para lurah di wilayah lingkar tambang, jajaran manajemen PT MSM, serta perwakilan masyarakat setempat.
(***)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan