MITRA, Bunaken.co.id– Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) memperkuat komitmen dalam memperluas akses keuangan masyarakat melalui Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun Anggaran 2026, bertempat di Lantai 3 Kantor Bupati Mitra, Rabu (15/04/2026).

Mewakili Bupati, Wakil Bupati Fredy Tuda hadir didampingi Sekretaris Daerah David H. Lalandos, AP, MM, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Phebe Punuindoong, S.H., serta Asisten Administrasi Umum Ir. Elly Sangian, M.E. Rakor ini dipimpin langsung oleh Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, Robert H.P. Sianipar.

Kegiatan ini bertujuan menyinergikan strategi pelaksanaan program kerja TPAKD 2026, guna meningkatkan literasi serta ketersediaan akses keuangan yang menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Wakil Bupati Fredy Tuda, ditegaskan bahwa pertemuan ini tidak boleh sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan harus menghasilkan langkah nyata.
“Saya menunggu laporan rencana aksi konkret yang memiliki target waktu dan indikator keberhasilan yang jelas. Mari jadikan forum ini momentum untuk mewujudkan masyarakat Minahasa Tenggara yang mandiri secara ekonomi dan sejahtera secara merata,” tegas Wabup Fredy.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati memberikan empat instruksi khusus kepada jajaran TPAKD:

1.Optimalisasi Pembiayaan Sektor Unggulan
Perbankan diminta melakukan pendekatan aktif (“jemput bola”) dalam memberikan kemudahan skema kredit seperti KUR bagi petani dan nelayan, agar masyarakat terhindar dari jeratan rentenir atau pinjaman ilegal.

  1. Percepatan Digitalisasi Daerah
    Mempercepat ekosistem digital melalui perluasan penggunaan QRIS pada retribusi parkir, pariwisata, kebersihan, serta program Simpanan Pelajar (SIMPEL) dan pelaku usaha mikro.
  2. Peningkatan Literasi Keuangan
    OPD terkait diinstruksikan bersinergi dengan OJK untuk melakukan edukasi masif hingga ke desa-desa, guna mewaspadai investasi bodong dan kejahatan finansial.
  3. Sinergi dan Sinkronisasi Program
    Menghilangkan ego sektoral agar TPAKD menjadi jembatan efektif yang menghubungkan kebijakan pusat, daerah, dan pihak swasta.

Sementara itu, Kepala OJK SulutGo, Robert H.P. Sianipar, menyambut baik langkah proaktif Pemkab Mitra dalam mendorong inklusi keuangan di wilayah tersebut.

Acara ini turut dihadiri oleh Regional CEO BNI Kantor Wilayah 11 SulutTengGoMalut, Didi Suprijanto; Perwakilan Manajemen PT Bank SulutGo, Esther Rampengan; pihak perbankan di wilayah Mitra, Badan Pusat Statistik (BPS) Mitra, serta jajaran Kepala Dinas terkait. (stenly)