MANADO, Bunaken.co.id – Mengawali pekan dengan penuh ucapan syukur, keluarga besar Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menggelar Ibadah Paskah di Auditorium Prof. Ruddy Tenda, Senin (13/4/2026). Ibadah ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh civitas akademika mengenai kekuatan iman di tengah tantangan zaman.
Dalam khotbahnya yang didasari pembacaan 1 Petrus 1:3-12, Pdt. Lietje Lumatauw, M.Th., menekankan tema “Percaya kepada Dia sekalipun kamu tidak melihat-Nya”. Ia menegaskan bahwa esensi Paskah bukan sekadar perayaan rutin, melainkan bukti kemenangan atas belenggu dosa dan kesulitan hidup.
“Paskah melepaskan semua belenggu, pergumulan, dan kesulitan hidup. Kebangkitan Yesus Kristus memberikan kebahagiaan dan sukacita yang menghidupkan semangat percaya kita,” ujar Pdt. Lietje di hadapan jajaran pimpinan dan mahasiswa Polimdo.
Ia juga menarik paralel antara kondisi jemaat mula-mula di masa Kaisar Nero yang mengalami penganiayaan hebat dengan tantangan hidup saat ini. Meski tidak melihat fisik Yesus, jemaat diminta tetap bergembira dalam pengharapan.
“Bahwa Yesus yang hidup, maka pasti semua tantangan dan rintangan yang dihadapi akan mendapatkan jalan keluar,” pesannya menguatkan. (Jerry)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan