Tomohon, Bunaken.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon dalam hal ini disampaikan Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman menapresiasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memberi kesempatan kepada Kota Tomohon sebagai lokasi International Training Program (ITP) dengan tema ‘The Strengthening of Child Health Handbook Implementation in Collaboration with Professional Organization’, Selasa (17/9/2019) bertempat di Hotel Villa Emita Tomohon.

Disamping itu juga dilaksanakan kunjungan lapangan bagi peserta untuk melihat dan belajar bagaimana implementasi penggunaan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di fasilitas kesehatan puskesmas, rumah sakit dan di posyandu.

IMG-20190918-WA0061

Walikota berharap kiranya dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat dijadikan sebagai bahan acuan. “Menjadi metode pembelajaran bersama sebagaimana untuk memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui pemanfaatan buku KIA,” kata dia.

Tujuan kegiatan ini berguna untuk mendapatkan pembelajaran tentang penerapan Buku KIA di Indonesia, penerapan di tingkat masyarakat, fasilitas kesehatan dasar dan rujukan.

Sementara, Panitia Penyelenggara International Training Program dr Ni Made Niah mengatakan ITP on MCH Handbook diselenggarakan setiap tahun, sejak tahun 2008, hingga tahun ini telah 11 kali menjadi tuan rumah dengan peserta dari 15 negara.

Niah menjelaskan, ITP diselenggarakan atas dukungan JICA kepada Pemerintah Indonesia, yang ditunjuk menjadi tuan rumah karena telah berhasil mengintegrasikan Buku KIA ke dalam program nasional. “Untuk itu peserta mendapatkan pembelajaran menjalin kolaborasi dengan organisasi profesi atau stakeholder terkait Buku KIA,” bebernya.

Turut hadir dalam kegiatan, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Harold V Lolowang, perwakilan Kementerian Sekretariat Negara RI Egi Dilianda, perwakilan JICA Headquarter Japan Ms Keiko Osaki, JICA MHC Project Indonesia Ms Aya Hasegawa, Perwakilan negara Afghanistan, Kamboja, Laos dan Tajikistan, perwakilan Provinsi Banten, Jawa Tengah dan Sulawesi Utara. (Pdt)