Manado, Bunaken.co.id – Dalam kegiatan Project Based Learning (PBL) Expo Politeknik Negeri Manado (Polimdo), Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Negeri Manado (Polimdo), Dr Tinneke Saroinsong SST, MEng, memuji akan karya dari para mahasiswa salah satunya apa yang ditunjukkan di stand Jurusan Teknik Mesin.
“Di sini ada produk hasil pengelolaan sampah botol plastik yang bisa dibuatkan meja, kursi, dan lemari,” ujar Tinneke Saroinsong, pada Kamis (5/12/2024).
Ditambahkan pula oleh Saroinsong pada awak media, bahwa ada juga karya para mahasiswa berupa turbin ulir, turbin angin, dan turbin vertikal.
“Kemudian ada juga alat perontok padi. Bahkan juga, ada alat kontrol pintu yang bisa membuka pintu menggunakan mikrokontroler. Ini bagian dari teknologi rekayasa mekatronika,” sebut Saroinsong dengan bangga.
“Inilah tujuan dari PBL Expo ini, guna mendorong anak-anak untuk bisa berekreasi serta berinovasi yang lebih update, sehingga mereka mampu bekerja sama, mampu mengeluarkan ide-ide yang real, bahkan dapat menghasilkan produk teknologi tepat guna dan produk-produk yang langsung bisa digunakan,” tambahnya.
Saroinsong pun mengungkapkan bahwa karya-karya dari mahasiswa Polimdo nantinya akan ditingkatkan standart nasionalnya dan hak ciptanya sudah diklaim, jadi tidak bisa lagi untuk ditiru,
“Jadi, apa yang dipamerkan pada PBL ini sudah aman, sudah tidak ada yang bisa meniru lagi produk yang sudah mahasiswa buat,” ungkapnya.
Lewat PBL Expo ini Tinneke Saroinsong pun berharap agar para mahasiswa dapat terus berinovasi dan harus melihat teknologi-teknologi terkini.
“Mereka harus terus melihat teknologi yang terupdate dan harus mengalir potensi-potensinya, serta mau berkolaborasi dengan pihak mana saja untuk bisa menciptakan produk tepat guna, agar bisa bermanfaat untuk industri dan masyarakat.”
Dalam PBL Expo Polimdo ini juga turit dihadiri oleh pelaku-pelaku usaha dari dunia industri.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan