Manado. Bunaken.co.id.-  Polimdo atau Politeknik Negeri Manado, hari ini menggelar Peluncuran dan Diskusi Publik program Penguatan Ekosistem Kemitraan Untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah di Sulawesi Utara Tahun 2023.

Peluncuran program yang ditandai dengan penekanan tombol launch oleh, Dra Maryke Alelo. MBA selaku Direktur Polimdo, DR Femmy Suluh., M.Si selaku Kadis Pendidikan Sulut, Dhani Setyawan., S.E. MPP. Ph.D selaku Kepala Divisi Kerja sama dan Pengembangan layanan Pendanaan Riset LPDP dan Alan F. Koropit. Ph.D selaku Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden.

Selain peluncuran dan diskusi publik, juga dilaksanakan penanda tanganan MOU oleh Politeknik Negeri Manado bersama Mitra kerja.

Direktur Polimdo Sulut Dra Maryke Alelo. MBA dalam sambutannya mengatakan, saat ini sekitar 480 Mahasiswa Polimdo sebagai penerima program wira usaha.

“Saat ini Polimdo memiliki sekitar 480 mahasiswa yang menerima program wira usaha. Hal itu tentunya sebagai wujud kemitraan yang dilakukan Polimdo bersama mitra kerja yang ada,”ungkap Dra Maryke Alelo. MBA.

Sementara itu, sebelum pembacaan sambutan oleh Direktur Polimdo, Ketua tim kerja dan juga Koordinator Kehumasan Politeknik Negeri Manado, DR Stevi Kaligis. SE. MM. Ak. CA. membacakan laporan tim kerja bahwa, Peluncuran dan Diskusi Publik merupakan salah satu bagian dari pencapaian indikator kinerja dari Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah Provinsi Sulawesi Utara.

Dimana menurut DR Stevi Kaligis, hal ini merupakan grand design riset pengembangan inovasi di Sulawesi Utara kurun waktu tiga tahun kedepan yang mengacu pada potensi daerah, keunggulan daerah, serta agenda prioritas pembangunan daerah.

“Program ini bertujuan untuk mensinergikan kemitraan dan penyelarasan antara satuan pendidikan vokasi dan pemangku kepentingan di daerah dan dunia usaha serta dunia industri untuk menghasilkan dokumen atau naskah kebijakan yang berisi perencanaan tenaga kerja atau workforce planning,”kata Ketua konsorsium Pendidikan Tinggi Vokasi Sulut, DR Stevi Kaligis.

Selain itu dikatakan DR Stevi Kaligis bahwa, melalui program tersebut, periset dari SPTV bersama pemerintah daerah serta pemangku kepentingan strategis di daerah bersinergi membentuk ekosistem kemitraan yang kondusif guna menjawab berbagai tantangan ekonomi di daerah, serta berkontribusi terhadap pengembangan seperti di kawasan ekonomi khusus, kawasan industri, destinasi super prioritas, proyek strategis nasional, dan dinamika pembangunan ekonomi di masing-masing daerah.

Ketua konsorsium Pendidikan Tinggi Vokasi Sulut, DR Stevi Kaligis diakhir pembacaan laporan tim kerja juga mengatakan bahwa program ini dibiayai penuh oleh LPDP (Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan) melalui proposal yang di ajukan oleh Konsorsium PTV Sulut.

Kesempatan yang sama juga Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kadis Diknas Sulut DR Femmy Suluh., M.Si, menyampaikan, tantangan pendidikan vokasi diberikan kepada perguruan tinggi yang ada di Sulawesi Utara termasuk didalamnya Politeknik Negeri Manado dimana daerah kita ditetapkan sebagai kawasan strategis pengembangan destinasi super prioritas pariwisata.

“Sulawesi Utara ditetapkan sebagai kawasan strategis pengembangan destinasi super prioritas pariwisata, dan berbagai potensi unggulan bidang pertanian, perkebunan, perikanan kelautan. Semuanya itu menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pendidikan tinggi vokasi di Sulawesi Utara,”jelas Kadis Diknas Sulut.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh Dhani Setyawan., S.E. MPP. Ph.D selaku Kepala Divisi Kerja sama dan Pengembangan layanan Pendanaan Riset LPDP, dimana angka penerima beasiswa LPDP dari Sulawesi Utara yang jauh dibawah jumlah yang diharapkan, Kadis Dinas Sulut DR Femmy Suluh., M.Si menyampaikan bahwa, usaha untuk meningkatkan jumlah kelulusan penerima bea siswa LPDP terus dilakukan oleh pemerintah untuk mengajak semua anak muda untuk mengikuti program tersebut.

“Memang kami mengakui bahwa jumlah penerima bea siswa LPDP yang beasal dari Sulawesi Utara termasuk kecil jumlahmua. Dan hal itu kami pemerintah terus berusaha untuk mengajak dan mempersiapkan semua anak muda untuk mempergunakan kesempatan yang disediakan oleh LPDP,”tegas Femmy Suluh.(Sonny)