Mitra, Bunaken.co.id – Setelah ditemukan lima pasien terkonfirmasi positif Covid-19, pihak Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Pemkab Mitra) menyatakan belum akan melakukan Rapid Test secara massal di desa lokasi ditemukannya kasus positif tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Mitra dr Helny Ratuliu, Minggu (31/5/2020) mengungkapkan test tersebut belum akan dilakukan mengingat kasus positif yang ditemukan saat ini belum bisa dikategorikan transmisi lokal.

Ratuliu mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus untuk melakukan Rapid Test pada Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) dan Kontak Erat Resiko Rendah (KERR). “Sampai pada petugas medis yang menangani pasien. Sebabnya Mitra belum masuk daerah transmisi lokal. Selain itu Rapid Test wajib dilakukan bagi KERT, KERR, dan petugas medis,” jelasnya.

Dikatakan Ratuliu, tracing terhadap KERT dan KERR terus dilakukan sebagai antisipasi akan penyebaran Covid-19. “Kami berharap pasien jujur akan riwayat perjalanannya sehingga memudahkan dalam melakukan tracing,” pinta Kadis Kesehatan Mitra. (Pdt)