Tomohon, Bunaken.co.id – Hiruk pikuk soal hibah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tomohon ditanggapi Syerly Adelyn Sompotan sebagai Ketua dengan kepala dingin.
Sompotan yang dikenal sebagai Wakil Wali Kota Tomohon ini menyebutkan bahwa dana hibah bukan menjadi alasan untuk tidak melayani masyarakat. Ia juga menegaskan karena sejak awal sudah berkomitmen untuk tetap menjalankan misi kemanusiaan ini.
“Darah saya saja, saya sumbangkan buat masyarkat Kota Tomohon apalagi hanya dana,” tukas Wawali SAS.
SAS menyatakan pihaknya tetap memberikan pelayanan untuk pengolahan darah gratis pada masyarakat, dengan memakai dana pribadinya.
“Dengan tidak adanya dana hibah dari pemerintah Kota Tomohon, itu tidak akan pernah merubah keputusan, tetap memberikan darah gratis bagi pasien RSUD Anugerah Tomohon. Biaya yang akan diperlukan, akan saya tanggulangi sendiri,” tegas wanita yang miliki jargon Selalu Ada Sukacita itu.
Kepada pengurus PMI dan Unit Transfusi Darah, SAS meminta untuk tidak perlu merasa terganggu dengan tidak diterimanya dana hibah untuk PMI. “Tetaplah kerja, kerja dan kerja.
Melayani masyarakat dengan tulus adalah yang utama. Tidak saling menyalahkan,” ajak SAS. (Pdt)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan