Minahasa. Bunaken.co.id.- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa yang juga merupakan Bunda Paud Kabupaten Minahasa, Fenny Roring-Lumanauw bersama Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa, Martina Dondokambey-Lengkong menghadiri penamatan Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak (TK) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Upus Ni Mama Tondano.
Acara penamatan yang dirangkaikan dengan HUT ke 18 Kelompok Bermain dan HUT Ke 4 TK Upus Ni Mama berlangsung di Gedung BPU Tondano Selasa 18/6, dengan melaksanakan ibadah syukur.
Dalam sambutannya Bunda Paud Kabupaten Minahasa mengatakan, masa usia dini merupakan periode emas atau Golden Age bagi perkembangan anak untuk memperoleh proses pendidikan, periode ini adalah tahun berharga bagi seoarang anak.
“Pendidikan Anak Usia Dini merupakan pendidikan yang sangat mendasar dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia, jadi tidak mengherankan apabila banyak negara menaruh perhatian yang sangat besar terhadap penyelenggaraan pendidikan usia dini, termasuk di dalamnya Negara Indonesia yang telah mengeluarkan undang-undang no.20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, di mana pendidikan usia dini telah ditempatkan sejajar dengan pendidikan lainnya, termasuk di dalamnya pemerintah Kabupaten Minahasa,”ungkap Bunda Paud Minahasa.
Lebih lanjut disampaikan bahwa, seiring dengan upaya pemerintah Kabupaten Minahasa untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui TP PKK mendorong agar pengurus yang ada di Kelurahan Desa dan Kecamatan khususnya Pokja 4 untuk terus memantau dan memberikan pelayanan ke anak-anak PAUD, pertumbuhan dan perkembangan Balita.
Selain itu menurut Bunda PAUD, untuk meningkatkan mutu pendidikan di Upus Ni Mama, pemerintah telah berusaha merenovasi gedung TK dan Kelompok Bermain (KB) agar supaya anak-anak merasa lebih nyaman dalam menjalani pendidikan.
“Kepada orang tua untuk anak-anak yang nantinya akan melanjutkan pendidikan di SD, tidak lagi bingung karena Pemerintah melalui Bupati dan Wakil Bupati Minahasa telah menyiapkan anggaran untuk kebutuhan sekolah seperti tas, sepatu dan seragam sekolah semuanya di gratiskan untuk anak-anak yang baru masuk SD dan SMP,”pesan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa, Fenny Roring-Lumanauw.
Lebih lanjut Ketua TP-PKK dan wakil TP-PKK Kabupaten Minahasa didaulat untuk memakaikan salempang sebagai tanda telah berakhirnya pendidikan kepada anak-anak Paud Upus Ni Mama ini, secara satu persatu dan dilanjutkan dengan foto bersama anak-anak serta peniupan lilin Ulang Tahun.
Sebelum mengakhiri seremonial penamatan, laporan kepada Bunda Paud Minahasa, melaui Kepala Paud Upus Ni Mama Rilly Rumope menyampaikan bahawa, tahun ini anak-anak yang tercatat di Paud Upus Ni Mama adalah Kelompok Bermain 15 anak, Taman Kanak-Kanak A 22 Anak dan Taman Kanak-Kanak B 24 anak, yang kesemuanya secara berjenjang melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.(Onike)

Tinggalkan Balasan