Manado, Bunaken.co.id – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) berhasil menerima penghargaan dari Bank Indonesesia terkait pengaplikasian sistem pengelolaan keuangan Siapik. hal itu dikatakan Ketua Jurusan (Kajur) Akuntansi Polimdo, Ivoletti Merlina Walukow, SE, MSi.
Saat ditemui di Stand Jurusan Akuntansi, Ivoletti Walukow pun menyebut bahwa baru saja menerima penghargaan terbaik dari Bank Indonesia atas pengaplikasian sistem pengelolaan keuangan Siapik kepada UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) yang ada di Sulawesi Utara, seperti Desa Budo, Darunu, Kota Bitung dan Kabupaten Minsel.
“Kami tidak menyangka akan mendapatkan penghargaan terbaik dalam pengelolaan sistem Siapik ini, mengingat yang mengikuti program ini dari berbagi perguruan tinggi di Sulawesi Utara, seperti Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Unsrat, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Unima, Jurusan Akuntansi dari De La Salle Manado, Unklab, dan IAIN Manado,” ungkap Ivoletti Walukow.
Lebih lanjut Kajur Akuntansi ini pun menceritakan asal mula sehingga boleh mendapatkan penghargaan dari Bank Indonesia (BI) tersebut.
“Penghargaan yang didapatkan ini bermula dari keterlibatan dosen Jurusan Akuntansi Polimdo dalam mengikuti ToT (Training of trainer) yang dibuat oleh Bank Indonesia berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan menggunakan aplikasi Siapik, di mana aplikasi ini kepanjangannya adalah sistem informasi aplikasi keuangan yang dibuat untuk mempermudah UMKM mengelola keuangannya,” ungkap Walukow dengan penuh senyuman.
Ditambahkan pula oleh Walukow, tak perlu waktu lama bagi para dosen Jurusan Akuntansi untuk beraksi setelah mengikuti ToT dari BI tersebut. Dimana aplikasi Siapik mulai dibagikan kepada masyarakat lewat program pengabdian kepada masyarakat.
“Sistem Siapik ini dibuat untuk mempermudah para UMKM untuk mengelola keuangannya. Jika itu bisa dioperasikan, maka lebih mudah mendapatkan bantuan permodalan atau pendanaan dari Perbankan Indonesia,” ujarnya.
Dan ketika proses pendampingan itu berlangsung, BI pun memberikan tantangan bagi semua perguruan tinggi yang mengikuti ToT, dimana bagi yang dapat melatih UMKM sebanyak mungkin, akan diberikan Awards terbaik 1, 2 dan 3, dan hasilnya Jurusan Akuntansi Polimdo mendapatkan terbaik pertama.
“Dengan hasil ini ke depannya Bank Indonesia akan semakin percaya kepada Polimdo untuk melakukan kerjasama dalam program – program selanjutnya,” ucap Walukow.
Ivoletti Walukow pun mengaku bangga dan berterima kasih kepada pihak Bank Indonesia yang sudah mekibatkan Polimdo dalam program-programnya.
“Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami di Civitas Kampus Polimdo, khsususnya Jurusan Akuntansi. Untuk itu, diucapkan terimakasih kepada Bank Indonesia dan sekiranya bisa terus dilibatkan Polimdo dalam setiap program yang akan dilakukan ke depannya,” pungkasnya.
Sebagai informasi tambahan para trainer dari Jurusan Akuntansi bersama mahasiswa yang sudah dilatih dipercayakan oleh Pemerintah Kota Manado untuk melatih 400 UMKM dalam pengaplikasian sistem Siapik, yang rencananya akan dilaksanakan di Balai Kota Manado pada tanggal 9 Desember 2024.

Tinggalkan Balasan