foto istimewa

MANADO, Bunaken.co.id – Pelantikan Tahlis Gallang, S.IP, MM sebagai Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara menandai babak baru dalam struktur birokrasi di Bumi Nyiur Melambai. Pengamat politik dan pemerintahan, Taufik Manuel Tumbelaka, menilai jabatan ini bukan sekadar pencapaian karier tertinggi, melainkan sebuah ujian besar bagi kredibilitas lulusan pendidikan kedinasan pamong praja.

Menurut Tumbelaka, posisi Sekprov adalah peran “Panglima Birokrasi” yang memikul beban tanggung jawab masif. Tahlis dituntut untuk mampu menerjemahkan kebijakan Gubernur serta memastikan seluruh jajaran birokrat di lingkup Pemprov Sulut mengeksekusi rencana kerja dengan presisi.

Tumbelaka menyoroti bahwa peran Sekprov sebagai jembatan antara pimpinan politik dan mesin birokrasi bukanlah perkara mudah. Tantangan ini semakin berat mengingat dinamika sosial-politik dan kondisi ekonomi saat ini yang sedang tidak menentu.

“Sebagai figur muda yang telah berpengalaman menjabat Sekretaris Daerah di tiga kabupaten/kota berbeda, serta sempat menjadi Penjabat Sekprov, Tahlis Gallang harus membuktikan kehandalan sekaligus ketangguhannya sebagai ‘Sang Panglima’,” ujar Tumbelaka dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).

Satu hal yang menjadi catatan krusial bagi Tumbelaka adalah latar belakang pendidikan Tahlis. Ia mencatat bahwa dalam setidaknya dua dekade terakhir, Tahlis Gallang merupakan sosok pertama berlatar belakang pendidikan Sekolah Pamong Praja (IPDN) yang berhasil menduduki kursi Sekda Provinsi di Sulawesi Utara.

“IPDN adalah kawah candradimuka bagi mereka yang ingin mendedikasikan diri sebagai pamong praja. Kini, beban pembuktian ada di pundak Tahlis,” tegasnya.

Lebih lanjut, alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menjelaskan bahwa kiprah Tahlis mulai 4 Mei 2026 ini akan menjadi parameter keberhasilan kebijakan nasional dalam mencetak pamong praja tangguh.

Tahlis diharapkan mampu menunjukkan bahwa kehadiran lulusan pendidikan khusus tersebut memang menjadi kebutuhan organisasi pemerintah daerah demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa (Clean and Good Governance).

“Ini adalah momentum untuk membuktikan bahwa pendidikan khusus pamong praja mampu menghadirkan birokrasi yang kuat dan berintegritas. Tetap semangat dan selalu optimis untuk Sulut,” pungkas Tumbelaka. 

Diketahui, Tahlis Gallang dilantik sebagai Sekprov Sulut oleh Gubernur Yulius Selvanus di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Senin tadi. (Jerry)