Gubernur Yulius Selvanus dan calon Sekprov Sulut Tahlis Gallang (Foto Istimewa)
MANADO, Bunaken.co.id – Rencana pelantikan Tahlis Gallang sebagai Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara, Senin (4/5/2026) besok, mendapat apresiasi tinggi dari mantan legislator Sulawesi Utara, Ir. Julius Jems Tuuk.
Anggota DPRD Sulut dua periode (2014-2024) ini menilai langkah Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) merupakan keputusan cerdas yang didasari atas penilaian kualitas objektif.
Menurut Jems Tuuk, penunjukan Tahlis Gallang bukan sekadar pemenuhan janji politik Gubernur kepada masyarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR), melainkan pengakuan atas kapasitas luar biasa yang dimiliki oleh sang birokrat.
“Mata batin Bapak Gubernur YSK memilih Sekprov Bapak Tahlis Gallang sudah sangat tepat. Belum ada ASN di Sulut yang menyamai kualitas kepemimpinan beliau saat ini,” ujar Jems Tuuk kepada wartawan di Manado, Minggu (3/5/2026).
Jems, yang dikenal vokal dalam mengawal jalannya pemerintahan, menyebut Tahlis sebagai sosok ASN yang memiliki karakter langka. Ia menyoroti filosofi kerja Tahlis yang jarang ditemukan di era sekarang.
“Anda tidak mengejar jabatan, tetapi jabatanlah yang mengejar Anda. Pak Tahlis mengajarkan banyak hal tentang kehidupan bagi generasi muda ASN saat ini,” lanjutnya.
Dalam kacamata Jems Tuuk, setidaknya ada 11 poin utama yang membuat Tahlis Gallang layak menduduki kursi puncak birokrasi di Bumi Nyiur Melambai.
Integritas dan Kejujuran: Kejujurannya telah teruji dan terbukti sepanjang kariernya.
Fokus Kinerja: Tidak ambisius mengejar jabatan, melainkan fokus pada penyelesaian tugas.
Kepercayaan Pimpinan: Menjadi pribadi yang selalu diandalkan oleh setiap pemimpinnya sejak awal karier.
Rekam Jejak Dini: Sudah memegang jabatan strategis di usia 25 tahun dan menjadi Sekda di usia 32 tahun (memimpin di tiga daerah berbeda: Bolsel, Kotamobagu, dan Bolmon).
Etos Kerja: Dikenal sebagai sosok workaholic yang tegas, berprinsip, namun tetap rendah hati.
Kecerdasan Visioner: Memiliki pandangan jauh ke depan dan konsistensi dalam bertindak.
Tahlis Gallang, lulusan IPDN Angkatan V dengan pangkat Pembina Utama Madya (IV/d), memang memiliki jam terbang yang sulit ditandingi.
Setelah sukses menjabat sebagai Pj Sekprov dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulut, pelantikan definitifnya besok dianggap sebagai puncak dari pengabdian 31 tahun di birokrasi.
Jems Tuuk berharap kehadiran Tahlis sebagai “panglima ASN” di Sulut dapat membawa perubahan signifikan dalam tata kelola pemerintahan di bawah kepemimpinan Gubernur YSK.
“Selamat bertugas Pak Tahlis. Karakter-karakter unggul yang Anda miliki menjiwai kehidupan sehari-hari, dan itulah yang dibutuhkan Sulawesi Utara saat ini,” tutup Jems Tuuk. (Jerry)

Tinggalkan Balasan