oleh

Gugatan di Tolak, Sangadi Nonaktif Bongkudai Terancam di Hukum

BUNAKEN.CO.ID, BOLTIM-Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado Resmi menolak Gugatan Kepala Desa Bongkudai Kecamatan Modayag Barat Nonaktif, Dely Mamonto kepada Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, terkait SK Pemberhentian sebagai Kepala Desa.

Perihal tersebut dibenarkan langsung oleh kuasa hukum Pemkab Boltim yang saat ini masih menjabat sebagai Asisten I, Priyamos SH, Rabu, (23/02).

“ Berdasarkan amar putusan tersebut yakni, menerima eksepsi tergugat (Bupati Boltim) tentang kewenangan mengadili (kompetensi absolut) Pengadilan Tata Usaha Negara. Dalam pokok perkara, menyatakan gugatan Penggugat yakni (Sangadi Bongkudai Nonaktif) tidak diterima. Serta menghukum Penggugat untuk membayar seluruh biaya perkara yang timbul dalam sengketa ini sejumlah Rp490.200,” terang Priyamos berdasarkan putusan.

Menurutnya, dalam hal ini sesuai dengan hasil pustusan tersebut menegaskan bahwa Kepala Daerah memiliki kewenangan memberikan sanksi kepada Kepala Desa tersebut

“Tentu ketika ada sangadi yang melakukan pelanggaran atau tidak melaksanakan ketentuan yang berlaku, maka sanksi ditanggung sendiri,” terang Priyamos.

Terpisah, salah satu Kuasa Hukum Pemkab Boltim, Hendra Tangel SH Menambahkan perihal  putusan dari PTUN Manado kepada Sangadi Nonaktif tersebut.

“Majelis hakim telah sepakat dan berkesimpulan bahwa seluruh dalil-dalil dan bantahan Tergugat (Bupati Boltim) diterima, serta menolak seluruh gugatan Penggugat (Sangadi Bongkudai Nonaktif) yang dianggap tidak berhasil membuktikan dalil gugatannya,” pungkas Hendra.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed