Jelang HUT RI ke-75, Kejuaraan Catur Terbuka Tropy Wali Kota Bitung Segera Digelar

0
215

Bitung, Bunaken.co.id-Aliansi Pemerhati Penyakit Kronis, Bakteri dan Covid-19, bersama para wartawan pencinta catur dan pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Bitung, gelar kejuaraan Catur Walikota Bitung CUP I Tahun 2020.

Lomba ini digelar dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI Ke-75 Tahun 2020, yangn nantinya diselenggarakan pada hari Juma t-Sabtu(7-8 Juli) mulai jam 09:00 Wita, di lapangan tenis Kantor Wali Kota Bitung.

Dr. Zainal Calvin Wuisang, selaku ketua panitia menjelaskan, tujuan dari kegiatan tersebut, untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan dalam bentuk semangat pantang menyerah, menjunjung tinggi nilai solidaritas serta sportivitas dalam jiwa peserta pada khususnya, dan masyarakat luas pada umumnya

“Sehingga terciptanya olahragawan Catur yang potensial dan profesional. Juga mempererat hubungan emosional sesama pencinta olahraga Catur Kota Bitung,” harapnya.

Calvin juga menjelaskan, setiap peserta yang akan mengikuti lomba,tentunya akan mengikuti protap kesehatan.

“Kami siapkan Masker dan Sarung Tangan, sebelum memasuki area lomba, peserta harus melalui bilik Desinfektan dan pemeriksaan suhu tubuh dengan Thermogun,”ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bitung ini. Rabu (05/08/2020).

Ditempat yang berbeda, John Sineri yang juga selaku Ketua Aliansi Pemerhati Penyakit Kronis, Bakteri dan Covid-19, menambahkan, kejuaraan tersebut terbuka untuk umum warga Kota Bitung.

“Kejuaraan ini akan meperebutkan tropy bergilir dan tropy tetap serta uang pembinaan dari Bapak Wali Kota Bitung, Max J Lomban. Dua kategori yang akan dipertandingkan, Beregu antar instansi negeri dan swasta, dan kategori umum perorangan, tanpa biaya pendaftaran,”ujarnya.

Senada dengan John, Herry Benjamin SH, Kasat Pol-PP Pemkot Bitung dalam rapat persiapan mengatakan, kejuaraan catur tersebut, menggunakan sistim swiss, bukan sistem gugur.

“Ini seperti setengah kompetisi, yang kalah babak pertama bisa bermain lagi, pemain harus mengikuti Teknichal Meeting, yang dilaksanakan sebelum lomba dimulai,”ungkap Pengawas Pertandingan yang juga Master Catur Kota Bitung ini.

Dirinya juga menegaskan, untuk tertibnya kejuaraan ini, setiap peserta diwajibkan menggunakan pakain rapih dan bersepatu, serta membawa papan catur sendiri.

“Peserta beregu instansi negeri/swasta, menunjukan tanda pengenal/kartu anggota atau surat rekomendasi dari instansi yang mengutusnya, arena pertandingan hanya khusus bagi pemain dan wasit, serta panitia dan penunjau, peserta juga wajib menyiapkan thumbler.” Pungkasnya. (Cal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here