BPJS Kesehatan Perkenalkan Aplikasi Mobile JKN ke TP-PKK Kota Kotamobagu

0
69

Kotamobagu, bunaken.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan BPJS Kesehatan terus berupaya dan berinovasi agar dapat memberikan kemudahan layanan kepada Peserta JKN.

IMG_20191008_094601-1036x492

Dengan pesatnya perkembangan IT yang dapat memberikan layanan kemudahan kepada masyarakat, BPJS Kesehatan juga mengikuti perkembangan tersebut, yakni dengan membangun fasilitas berupa Aplikasi Mobile JKN.

Suci Wulandari kepala kantor BPJS Kesehatan Kotamobagu yang ditemui bunaken.co.id, Selasa (8/10) di Aula Kantor Kecamatan Timur mengatakan ”Mobile JKN adalah aplikasi yang memberikan kemudahan bagi peserta,” dengan begitu peserta dapat mudah mengakses layanan kepesertaan dan layanan di rumah sakit sehingga tidak perlu datang lagi ke kantor BPJS Kesehatan.

Peserta cukup di rumah dengan mendownload aplikasi mobile JKN semua kebutuhan peserta baik administrasi pelayanan ataupun informasi lainnya dapat diakses menggunakan aplikasi Mobile JKN tersebut.

Harapan kita kedepan seluruh peserta JKN sudah mendownload mobile JKN dan fasilitas yang telah disediakan oleh BPJS Kesehatan. Fasilitas yang disediakan tersebut untuk memberikan kemudahan pelayanan bagi peserta JKN,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Anki Taurina Mokoginta Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu juga berharap kepada seluruh anggota TP-PKK tingkat Kelurahan/desa untuk melakukan kembali sosialisasi aplikasi Mobile JKN kepada masyarakat sekitar.

Menurutnya aplikasi Mobile JKN yang diberikan kepada ibu-ibu PKK sangatlah penting dan berguna ”Karena banyak sekali manfaat yang didapat oleh masyarakat ketika setelah melakukan download aplikasi mobile JKN,”

Harus diakui masalah BPJS Kesehatan ini tidak semua anggota kita mengerti, memang mereka mengetahui adanya BPJS Kesehatan, namun bagaimana teknis penggunaannya anggota kita belum semua mengerti dan paham.

Untuk itulah sosialisasi pada hari ini dirasa sangat diperlukan bagi seluruh ibu-ibu Tim Penggerak PKK di tingkat kelurahan dan desa, ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here