DPRD Kotamobagu Pantau Proyek Masjid Agung Baitul Makmur

0
61

Kotamobagu, bunaken.co.id – Dalam menjalankan fungsi pengawasan pembangunan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu memantau progres pengerjaan Masjid Agung Baitul Makmur (MABM)

IMG_20191007_120809-1036x492

Pemantauan dipimpin langsung Ketua DPRD Kotamobagu Meidy Makalalag, Wakil Ketua Syarif Mokodongan dan didampingi seluruh anggota DPRD Kotamobagu.

Tinjauan ke lokasi dilakukan mengingat sisa waktu pengerjaan proyek tersebut hanya kurang lebih 2 bulan lagi, sementara progresnya baru mencapai 36 persen.

“Tujuan kita ingin memastikan proyek ini selesai sesuai batas waktu yang ditentukan. Dari pemaparan perwakilan kontraktor, progres sudah mencapai 36 persen, artinya fisik sudah selesai tinggal finishing saja,” kata Ketua DPRD Kotamobagu, saat memantau di Masjid Agung Baitul Makmur Senin (7/10).

Meidy yang didampingi anggota DPRD antar Komisi tersebut mengakui tidak ada kendala dalam pengerjaan Masjid Agung tersebut baik material maupun tenaga kerja.

Dengan alasan tersebut kontraktor memastikan proyek selesai sesuai batas waktu yang ditentukan.

“Sisa pekerjaan hanya 2 bulan lagi, dan kontraktor optimis Desember sudah selesai semua. Harapan kita apa yang diucapkan kontraktor itu benar-benar terealisasi,” ucapnya.

Meidy menyinggung, pihaknya akan melakukan pemantauan kembali, untuk memastikan perkembangan progres pembangunan Masjid Agung.

Namun hal berbeda diutarakan oleh Wakil Ketua Syarif Mokodongan mengaku khawatir pengerjaan Masjid Agung rampung sesuai batas waktu yang ditentukan. “Dari hasil pantauan kita di lapangan, kita khawatir Masjid Raya selesai sesuai target. Karena sisa pekerjaan masih ada 30 persen lagi, sementara sisa waktu hanya 2 bulan lagi,” ucapnya.

Kepala Bagian Biro Kesra Kotamobagu Adin Mantali S.Sos dihadapan sejumlah Pimpinan dan Anggota DPRD Kotamobagu saat melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan MABM mengatakan “Pembangunan MABM ini sudah tahap ke 7, dengan total anggaran sekira RP78 miliar selama ini. di tahap ketujuh ini anggarannya sekira Rp6,6 miliar yang mana pekerjaan mereka saat ini sudah sekitar 37 persen dituntaskan,” ungkap Adin.

Adin pun mengatakan, dengan kemajuan pekerjaan yang sudah mencapai 37 persen tersebut, pihak kontraktor pelaksana baru mengambil total anggaran sekira 30 persen dari jumlah anggaran yang mencapai Rp6,6 miliar.

“Sesusai dengan dokumen kontrak yang ada, pekerjaan ini akan dituntaskan pada pertengahan Desember nanti. Dimana, untuk hal tersebut kita terus melakukan pengawasan dan kordinasi terus menerus dengan pihak pelaksana proyek ini,” tambahnya.

Sementara itu kontraktor H.Muhammad Umar memastikan pembangunan Masjid Raya selesai sesuai waktu yang ditentukan. Karena perusahaan berkomitmen ingin menambah tenaga kerja untuk mempercepat proses pembangunan.

“Rencana kami dalam waktu dekat akan menambah tenaga kerja untuk mempercepat proses pekerjaan,” jelasnya kepada bunaken.co.id

Mereka diterima oleh Adin Mantali Kabag Kesra, Sofyan Haram Sekdis PUPR, dan Muhammad Umar kontraktor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here