Dispora Minahasa Matangkan Tenis Meja Kajati Cup

0
141

Tondano, Bunaken.co.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Daerah Kabupaten Minahasa bakal menggelar Pertandingan Tenis Meja memperebutkan Piala Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan Bupati Minahasa.

Rencana digelarnya pertandingan tersebut diungkapka Kadispora Minahasa Vicky Tanor usai dipanggil Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief, Jumat (20/9/2019) di kantor Kejaksaan Tinggi Sulut.

Pertandingan direncanakan akan bergulir pada bulan November mendatang bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Minahasa. Panitia pelaksana adalah Aliansi Wartawan Minahasa (AWAM) dan gabungan dari Kejati Sulut maupun Kejaksaan Negeri Minahasa serta sebagian dari jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Kadispora Minahasa Vicky Tanor mengungkapkan, pemerintah daerah sangat mengapresiasi akan inisiatif dari AWAM dan Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief untuk melaksanakan pertandingan Tenis Meja dan Minahasa yang jadi tuan rumah.

“Mewakili Pemkab Minahasa sangat mengapresiasi akan inisiatif dari rekan-rekan AWAM maupun pak Kajati melaksanakan kegiatan ini. Tentunya ini menjadi kebanggaan kita bersama, kami pun sangat mendukung pelaksanaan pertandingan nantinya,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, dalam waktu dekat pihak Dispora dan AWAM akan melaksanakan rapat guna menyusun kepanitiaan serta membicarakan hal-hal yang perlu dipersiapkan.

Dikatakannya, untuk rencana pelaksanaan lomba Tenis Meja sudah mendapat respon positif dari Bupati Minahasa. “Usai pertemuan dengan pak Kajati saya langsung melaporkan rencana pertandingan itu, dan mendapat respon positif dari pak bupati,” bebernya.

Informasi yang terhimpun, Kajati Sulut menyatakan pada prinsipnya dibentuk dulu panitia kemudian pastikan bahwa akan memperebutkan piala siapa.

Ia juga mengatakan, kalau bisa pada saat acara pembukaan harus ada eksebisi, lebih penting adalah buat open turnamen. “Pastinya saya mendukung penuh kegiatan ini, nanti secepatnya follow up untuk pelaksanaan kegiatan dan sampai teknisnya bagaimana,” ujarnya seraya menyebut agar lebih seru peserta dari luar Sulut untuk peserta bisa saja diundang dari luar daerah bukan hanya Sulut tapi juga daerah tetangga. Seperti, Makassar, Gorontalo dan lainnya.

Meski begitu, kata Andi, kendala yang harus diantisipasi kalau ada peserta dari luar daerah adalah terkait akomodasi. “Jadi kalau ada rencana mengundang peserta dari luar daerah harus siapkan akomodasi,” katanya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here