Pertamina Ciptakan Entrepreneur Muda dan Mandiri Melalui Creating Shared Value

0
107

Bunaken.co.id – PT Pertamina Lubricants anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang mengelola bisnis pelumas otomotif dan industri kini berfokus pada Creating Shared Value (CSV) dimana perusahaan dapat menciptakan dampak dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan tidak hanya bagi masyarakat namun juga sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

Zaman sekarang yang menjadi tantangan di dunia pendidikan adalah bagaimana mencetak wirausaha untuk mengentaskan pengangguran yang jumlahnya terus bertambah. Masa depan yang makin menantang membutuhkan para inovator dan pencetak peluang usaha. SMK hadir dan terus berupaya meningkatkan motivasi wirausaha siswa. Kemandirian sebagai unsur utama wirausahawan harus dikembangkan sejak sekolah melalui sikap kemandirian dalam belajar. Evolusi program CSR Pertamina Lubricants tersebut diciptakan melalui Enduro Student Program (ESP) dan Enduro Home Service.

Enduro Student Program (ESP) dijalankan sebagai berkomitmen dalam menciptakan entrepreneur-entrepreneur muda, produktif dan mandiri dengan pemberian pelatihan, pembekalan, serta mentorship dalam bidang perbengkelan roda dua sampai pada tahap dimana peserta dapat mendirikan usaha bengkel roda dua secara mandiri.

“Enduro Student Program pertama kali diluncurkan pada 2016 lalu di Cilacap dimana salah satu pabrik kita beroperasi. Di tahun 2019, ESP sudah di jalankan di 5 area sales region meliputi Jakarta, Semarang, Makassar, Kupang dan sekitarnya, Surabaya serta 2 production unit di Cilacap, dan Gresik dan telah berhasil menciptakan 71 bengkel mandiri di seluruh Indonesia. ESP juga telah membantu mewujudkan cita-cita anak-anak muda Indonesia dalam berwirausaha, khususnya mereka yang memiliki passion di bidang perbengkelan dan otomotif.” Ungkap Iwan Ridwan Faizal, Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants, Senin (22/07).

Bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja Industri Sulawesi Selatan, ESP khususnya di Makassar diluncurkan bulan September 2018 dengan menjaring 21 peserta dan saat ini sudah melahirkan 7 bengkel mandiri.

IMG-20190722-WA0183

Salah satu jebolan ESP Makassar Jumaris Abdul Rahman mengaku nervous, bingung, takut serta gembira mewarnai hari pertama pembukaan bengkel AR Rahman Motor.

“Walau dihari pertama belum mendapatkan pelanggan, hal tersebut tidak mematahkan semangat untuk terus berjuang. Berbagai usaha untuk mempromosikan bengkel kami jalankan, Dari menginfokan kepada warga sekitar, memasang spanduk hingga memasarkan bengkel melalui sosial media. Nampaknya hal tersebut sukses membuat kami mulai dilirik pelanggan. Ilmu yang didapat selama ESP juga sangat bermanfaat dan dapat diterapkan dalam bisnis” jelasnya.

Saat ini bengkel AR Rahman sudah bisa memberikan pelayanan servis ringan, ganti oli, ganti ban , ganti kampas rem, ganti busi, press ban, servis karbu, ganti lampu, dan cas aki dan masih banyak lagi dengan penghasilan rata-rata Rp. 4jt – 7jt setiap bulan.

Lanjut, Iwan Ridwan Faizal mengatakan, dunia otomotif dan perbengkelan merupakan urat nadi dan darah dari pertumbuhan industri pelumas di Indonesia. Sebagai produsen pelumas nasional, peran bengkel dan mekanik khususnya telah memberikan manfaat luar biasa bagi konsumen, pertumbuhan ekonomi negara dan kemandirian masyarakat.

“Pertamina Lubricants percaya bahwa mengembangkan keahlian dan minat para tenaga muda produktif sangatlah penting untuk memajukan industri pelumas dan ekonomi masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Kami berharap para entrepreneur muda tersebut dapat merasakan dinamika usaha bengkel dan terus menggali ilmu untuk mengembangkan bisnis” ujarnya.

Program ini selaras dengan komitmen CSR PT Pertamina Lubricants, bekerja sama dengan mitra, untuk mendukung kemandirian tenaga muda produktif Indonesia dibidang otomotif. (*/Afr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here