LBH Manado : Stop Pembackingan Aparat di Perkebunan Sawit PT. ASI

0
287

Manado.Bunaken.co.id – LBH Manado menerima pengaduan dari petani di Desa Lolak, Lolak Tambulango, Lalow, Padang dan Desa Lolak II, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow perihal keberadaan personil-personil bersenjata Brigade Mobil Kepolisian Resor Kotamobagu di lahan penggarapan padi dan jagung warga di tanah milik Negara. Dari keterangan warga, sejak tahun 2015 warga petani penggarap di enam desa tersebut mendapat intimidasi, dan ancaman kriminalisasi, bahkan bentuk-bentuk kekerasan itu masih dialami warga sampai hari ini, saat warga mau masuk dilahan garapan untuk bercocok tanam.

Untuk diketahui tanah ini adalah tanah negara dan merupakan bekas HGU PT Mongondow Indah dengan komoditi kelapa dalam. Sejak tahun 1954 masyarakat lolak telah menggarap tanah ini dengan menanam palawija di sela-sela tanaman kelapa atas pengetahuan dan izin dari pemerintah. Akan tetapi tahun 2015 tiba-tiba PT Anugerah Sulawesi Indah (PT. ASI) mengaku mengantongi izin usaha perkebunan dan HGU untuk komoditi kelepa sawit di wilayah bekas konsesi PT Mongondow Indah. Masyarakat tidak pernah diberitahukan akan rencana pemberian HGU pada PT. ASI dan telah meminta perusahaan menunjukan bukti-bukti izin maupun peta HGU nya akan tetapi tidak pernah bisa ditunjukan.

Dalam situasi tersebut personil kepolisian dari BRIMOB Resor Kotamobagu masuk kelokasi mengusir masyarakat dan mengawal proses pengambilalihan penguasaan lahan oleh perusahaan. Sebagai penegak hukum, Polisi seharusnya netral sesuai tanggungjawabnya menjaga ketertiban. Keberadaan polisi tanpa menunjukan surat tugas mengawal aktivitas perusahaan melakukan penanaman sawit atas perintah PT. ASI di atas lahan garapan warga dan melarang aktivitas warga, padahal sedang terdapat sengketa dengan petani telah membuat petani penggarap merasa terancam dan terintimidasi.

Bahkan lebih dari itu, dari informasi yang didapat, sejak PT. ASI mulai melakukan aktifitas penanaman sawit, sudah ada sekitar belasan warga petani penggarap yang ditersangkakan oleh Perusahaan dengan alasan yang tidak jelas. Warga kemudian dibuat bungkam dengan ancaman kriminalisasi saat warga menuntut hak-haknya untuk menggarap tanah. Selain itu pertanian yang sebelumnya sudah ditanami warga, seperti, padi ladang, padi sawa, dan jagung ditebang oleh perusahaan dengan menggunakan pengawalan bersenjata personil kepolisian BRIMOB Resor Kotamobagu.

Keterlibatan personil kepolisian dari BRIMOB Resor Kotamobagu ini tentunya mencederai rasa kemanusian kami warga Sulut terlebih khusus warga petani penggarap yang ada di Desa Lolak Tambulango, Lalow, Padang dan Desa Lolak II di Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolmong, tapi juga bertentangan dengan tugas, fungsi dan kewenangan Kepolisian Republik Indonesia. Dalam pasal 4 UU No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, menegaskan bahwa, Kepolisian Republik Indonesia bertujuan untuk mewujudkan keamanan dalam negeri dalam Negara yang meliputi terpeliharannya keamanan dan ketertipan masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta terbinannya ketentraman masyarakat dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Berdasarkan hal-hal tersebut, YLBHI-LBH Manado:

Mengecam tindakan Polisi yang ditengah konflik masyarakat dengan perusahaan melakukan pembackingan terhadap aktivitas perusahaan;
Meminta Kapolda memerintahkan personil-personil BRIMOB Resor Kotamobagu mundur dari Lahan Garapan warga yang ada di Desa Lolak, Lolak Tombulango,Lalow, padang, dan Lolak II, Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow dan menghentikan praktik-praktik pembackingan;
Meminta Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Utara melakukan pemeriksaan terhadap personil-personil yang terlibat dan menelusuri apakah keberadaan personil di lokasi dilakukan oleh Institusi kepolisian secara resmi atau illegal. Jika dilakukan secara resmi maka harus dijelaskan secara terbuka dasar hukum atas perbuatan tersebut;
Meminta penjelasan sumber dana pengawalan dan penanaman sawit yang dilakukan BRIMOB Resor Kotamobagu di Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolmong.

Manado, 22 Juli 2019
Hormat Kami
LBH Manado(**/AR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here