345 Warga Talaitad Utara Terancam Tidak Tidak Memilih

0
220

Amurang, Bunaken.co.id – Sebanyak 342 warga Desa Talaitad Utara, Kecamatan Sulta, Kabupten Minsel, terancam tidak akan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu tahun 2019.

Hal itu disebabkan karena sebagian besar warganya memiliki E-KTP Desa Talaitad yang merupakan desa induk dari pemekaran Desa Talaitad Utara yang ditetapkan pada tanggal 13 Oktober 2011 melalui Rapat Paripurna DPRD Minsel bersama 6 desa lainnya.

“Jumlah pemilih ada 577 orang. Dari jumlah tersebut ada 342 warga saya yang terancam tidak akan memilih pada pemilu legislatif dan presiden dan wakil presiden karena masalah E-KTP,” jelas Nixon Rorong, Hukum Tua Desa Talaitad Utara, kepada bunaken.co.id, Rabu (5/12/18).

Dia menuturkan pada Pemilu dan Pilkada sebelumnya, masyarakatnya yang memiliki E-KTP Desa Talaitad induk bisa menggunakan hak pilh karena masih menggunakan surat undangan C1.

“Tapi sekarang dengan keluarnya Undang-undang No. 10, Tahun 2016 dan Undang-undang Pemilu No. 07 Tahun 2017 yang mengatur tentang penggunaan E-KTP sebagai syarat sah memilih bagi setiap warga negara maka sebagian warga saya tidak bisa memilih,” terangnya.

Terkait hal itu dia mengatakan akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Minsel.

“Saat ini baru 235 warga saya yang memiliki E-KTP dengan alamat Desa Talaitad Utara. Untuk menghindari hal itu tidak terjadi saya sedang berupaya melakukan koordinasi dengan Disdukcapil, agar 345 warga saya, alamat tempat tinggal di E-KTP dapat segera dirubah,” tukasnya. (jry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here