Ini Tanggapan Edison Sipahutar Terkait LMVPP Karadeniz Yang Alami Trip

0
304

Manado. Bunaken.co.id – Beberapa hari lalu tepatnya pada hari Minggu (25/11), Sistem kelistrikan Interkoneksi Sulawesi Utara – Gorontalo mengalami gangguan yang mengakibatkan beberapa wilayah di daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo mengalami pemadaman listrik.

Kejadian itu terjadi pada pukul 09.28 WITA. Pembangkit LMVPP (Leasing Marine Vessel Power Plant) Karadeniz berkapasitas 120 MW mengalami trip. Hal inilah yang menyebabkan suplai listrik tegangan 150 kV dari Sulawesi Utara ke Gorontalo mengalami gangguan namun sebagian sistem 70 kV masih dapat bertahan.

Proses penormalan dilakukan dengan mengirim tegangan secara bertahap kembali dari Sulawesi Utara ke Gorontalo. Pada pukul 11.51 WITA seluruh GI yang mensuplai Sulut-Gorontalo sudah bertegangan. Paralel dengan penormalan di sistem kelistrikan 150 kV, PLN juga melakukan penormalan di sisi jaringan distribusi ke pelanggan-pelanggan. Hingga pada pukul 16.44 WITA seluruh penyulang sudah dinormalkan dan Kapal LMVPP Karadeniz sudah kembali beroperasi sepenuhnya mensuplai sistem Sulut-Go sebesar 108 MW.

Saat kejadian tersebut, beredar di media sosial video visual amatir LMVPP Karadeniz, General Manager PLN UIW Suluttenggo, Edison Sipahutar menanggapi hal tersebut.

“Kapalnya tidak meledak, hal ini disebabkan gangguan pada Kapal LMVPP Karadeniz yaitu heater steam pipe pada boiler unit 1 mengalami over heat sehingga terlihat seperti ledakan namun sebenarnya itu adalah uap yang keluar keatas.” jelas Edison saat diwawancara diruang kerjanya, Kamis (29/11)

“Untuk penyebab lebih detailnya kami masih menunggu konfirmasi dari pihak Karadeniz. Gangguan tersebut tidak mempengaruhi kemampuan suplai dari Kapal LMVPP Karadeniz, karena adanya mesin pembangkit cadangan dan dalam beberapa jam setelah gangguan mereka sudah kembali beroperasi”, tambahnya.

Terdapat beberapa pembangkit PLN yang sedang dalam pengecekan usai gangguan (25/11) lalu.
Beban yang hilang cukup besar yaitu 86 MW memberikan efek kejut kepada pembangkit lain disekitar LMVPP, sehingga ada potensi kekurangan daya sekitar 9-15 MW.

“Kami berusaha agar tidak ada pemadaman pada pelanggan rumah tangga. Kami akan berkoordinasi dengan pelanggan industri yang memiliki Captive Power (Pembangkit Mandiri). Apabila sistem sudah normal maka akan kembali surplus hingga 30MW”, kunci Edison.

Pihak PLN juga memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan pelanggan yang mengalami padam. (Afr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here