Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Endro Satoto Pantau Pelatihan Operasi Militer SPB2017

0
1130

Tomohon,bunaken.co.id – Bencana alam gunung berapi kembali terjadi di Wilayah Provinsi Sulut, dimana salah satu gunung berapi aktif yakni Gunung Lokon, Senin (27/11/2017) kembali meletus dengan menyemburkan abu vulkanik dan larva panas.
Kasrem1_1
Atas kondisi itu, pemerintah daerah bersama ratusan personil TNI, Polri, dan BNPD Provinsi Sulut, dan Kota Tomohon, yang tergabung dalam satgas bersama penanggulangan bencana langsung beraksi secara cepat dan sistimatis dengan melakukan aksi pembantuan yakni melakukan proses evakuasi warga serta meminimalisir dampak negatif lainnya atas bencana alam itu.

99

Situasi diatas adalah simulasi yang merupakan rangkaian pelaksanaan kegiatan Latihan Bersama Penanggulangan Bencana Alam (Latgunbencal) oleh Kodam XIII/Merdeka melalui Korem 131/Santiago,yang diawali dengan apel bersama Kesiapsiagaan Operasional Kodam XIII/Merdeka Tahun Anggaran 2017 di Kota Tomohon.
Pada pelaksanaan apel yang mengusung tema “Koops TNI Mendukung Pemerintah Provinsi Sulut dan Gorontalo Pelaksanaan Penanggulangan Bencana Akibat Erupsi Gunung Berapi Dalam Mendukung Tugas Pokok TNI” ini Kepala Staf Korem (Kasrem) 131/Santiago
Kolonel Inf Endro Satoto bertindak selaku pimpinan Apel, sementara Kasiops Korem 131/Santiago Kolonel Inf David Hasibuan selaku Komandan apel.

88

Danrem 131/Santiago Kolonel Inf Joseph Roberth Giri dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Endro Satoto selaku Incedent Comander (IC) penanggulangan bencana alam dalam amanatnya antara lain mengatakan bahwa pelaksanaan apel latihan Penangulangan bencana alam ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para seluruh instansi terkait serta para peserta dalam merencanakan suatu operasi bantuan kepada masyarakat dalam mengantisipasi situasi dan kondisi guna menanggulangi bencana alam.

Melalui pelaksanaan apel bersama penanggulangan bencana alam ini yang dilaksanakan dengan metode taktis dan terkendali ini, para prajurit serta seluruh peserta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan terkait dengan prosedur penanggulangan bencana alam untuk kepentingan perencanaan, penyiapan dan pelaksanaan komando dan pengendalian operasi bantuan dalam rangka mengantisipasi berbagai potensi gejolak sosial dan konflik komunal di wilayah yang akan mengalami bencana alam.

“Saya berharap agar pada akhir latihan ini,para peserta dapat memahami prosedur hubungan Komandan dan Pengendalian operasi dalam memperoleh data daerah yang terisolir,membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan, sosialisasi, Koordinasi serta konsolidasi dengan seluruh komponen yang terkait, menegaskan pelatihan ini adalah salah satu sasaran Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang merupakan penjabaran dari salah satu tugas pokok TNI sesuai amanat Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI adalah membantu upaya penanggulangan bencana alam yakni pada Pasal 7 Ayat 2b poin ke-12.

Kegiatan Simulasi ini turut dihadiri Jajaran Perangkat Daerah Pemkot Tomohon, BPBD, Satpol.PP, TNI/Polri.(*Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here