Pemkot Kotamobagu Sosialisasikan IMB

0
497

 

Kotamobagu, bunaken.co.id – Pemerintah dan masyarakat Kota Kotamobagu menyambut baik sosialisasi pelaksanaan kepengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Satu Pintu serta Dinas Satpol PP yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Kotamobagu Barat. Senin (4/9).
Dalam Sosialisasi tersebut Walikota Ir. Tatong Bara  menyampaikan sosialisasi yang dilaksanakan Dinas Pekerjan Umum  dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamobagu, ini sangat penting dan bermanfaat bagi pembangunan di Kotamobagu.

2
“Kotamobagu saat ini sedang gencar-gencarnya melaksanakan pembangunan di segala bidang dan menjadi tujuan utama dari investor-investor yang ingin berinvestasi. Daerah yang kita cintai ini, akan semrawut jika tidak diatur dengan sebuah aturan seperti Perda dan Perwa yang akan disosialisasikan hari ini,” kata Walikota.
Selain itu, Walikota juga menekankan seluruh lurah, sangadi serta perangkat yang ada, untuk mensosialisasikan sekaligus menerapkan Perda dan Perwa tersebut di lingkungan masing-masing, ungkap Walikota.
Dengan sosilisasi itu, Ir. Sande Dodo, MT Kadis PUPR Kotamobagu berharap masyarakat bisa mendapatkan penjelasan terkait IMB. Karena mengurus IMB tentu sebagai kewajiban masyarakat. “Sehingga sangat penting untuk dijelaskan kepada masyarakat, apa bedanya bangunan yang memiliki IMB dan tidak punya IMB. Jangan nanti ada masalah baru muncul dikelurahan dan desa,” harap Kadis PUPR.
Hal senada juga diungkapkan Kadis Penanaman Modal dan pelayanan terpadu satu pintu, Noval Manoppo SE Menurutnya, pengurusan IMB bagian dari membayar pajak bangunan. Dimana pajak merupakan salah satu pendapatan daerah. Dan masyarakat pun akan menikmati hasil pembayaran pajak itu melalui berbagai macam program pemerintah yang turun di kelurahan dan desa.
“Membayar pajak seperti IMB maka kita telah berkontribusi terhadap pembangunan. Masyarakat harus memahami kewajiban membayar pajak IMB. Meskipun tanah dan lokasi pembangunan rumah merupakan warisan orang tua atau dari pembelian, kata Manoppo.
Dolly Zulhadji, kepala Satuan Pamong Praja Kotamobagu menjelaskan bahwa pengurusan IMB telah diatur dalam peraturan daerah (perda). Sehingga harus ada kesadaran masyarakat untuk memahami perda dimaksud. Karena dalam pelaksanaan perda itu tentu akan memberikan rasa aman dalam membangun serta memahami kewajibannya sehingga tidak ada kesalahpahaman antara Satpol PP dan Masyarakat, kata Zulhadji.
Camat Kotamobagu Barat, Sumitro Potabuga disela-sela pelaksanaan sosilisasi itu mengungkapkan jika selama ini masyarakat telah mengenal IMB namun tidak memahami seberapa besar dan pentingnya sebuah bangunan memiliki IMB. Sehingga dengan sosialisasi itu, masyarakat diharapkan dapat memahami sebuah bangunan jika memiliki IMB.
“Memang selama ini masyarakat sudah kenal dengan IMB, namun sesungguhnya tidak memahami manfaatnya IMB. Selama ini masyarakat jika membangun jangankan mengurus IMB, melapor di pemerintah kelurahan/desa pun tidak pernah,” ungkap Sumitro. (Michael)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here