Wujudkan Program ODSK, Dispar Sulut Gelar Pelatihan Souvenir Dan Pengemasan Kuliner

0
953

 

Manado. Bunaken.co.id.- Dinas Pariwisata Daerah Provinsi Sulawesi Utara, 22/8 menggelar pelatihan Souvenir dan pengemasan kuliner tradisional di Likupang dalam rangka menunjang program ‘Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan’ ODSK.

Pelatihan yang diikuti oleh masyarakat Kecamatan Likupang khususnya Desa Pulisan, Marinso dan Wineru menurut Daniel. A. Mewengkang, SE, M.Si dilakukan sebagai kebijakan pengembangan pariwisata di daerah.

2

Selain itu menurut Mewengkang dalam sambutannya, pelatihan dilakukan sebagai sarana untuk mendorong masyarakat berpartisipasi aktif membangun destinasi pariwisata yang berdaya saing.

“Melalui pelatihan seperti ini, diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi aktif membangun destinasi pariwisata.Program ini pun sesuai dengan Nawacita Presiden yakni mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sector strategis ekonomi domestic melalui program pemberdayaan masyarakat,”tutur, Daniel Mewengkang.

3

Selain itu Kadis mengatakan, kegiatan tersebut sebagai langkah dinas pariwisata dalam mendukung program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK), yang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat kususnya masyarakat pesisir pantai lokasi wisata. Selain itu juga diharapkan adanya motivasi dari warga dan meningkatkan kreativ serta mendorong peran aktif masyarakat dalam mengembangkan pariwisata,”harap Mewengkang.

Kesempatan yang sama Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Jhon Paerunan, SH menuturkan, pelatihan yang diikuti sekitar 175 peserta itu melibatkan seluruh masyarakat dengan bentuk pelatihan pembuatan souvenir dari batok kelapa dan kuliner dari pisang.

4
Moderator : Ceska Roosje Sulu, M.Si. Kasie Wisata Budaya, Alam dan Buatan Dispar Prov. Sulut

“Semua peserta berjumlah 175 orang dari kecamatan likupang dan dilatih untuk membuat souvenir dari batok kelapa,serabut yang dibuat berbentuk gantungan kunci, topeng dan lainnya. Sedangkan pisang dibuat kue pisang yang dikemas semenarik mungkin,”jelas Jhon Paerunan.

Sementara itu, Salah satu peserta dari Desa Wineru, Ratna Lewutang mengakui bahwa kegiatan seperti ini sangatlah penting dan berfaedah bagi masyarakat untuk meningkatkan ekonomi di sekitar destinasi wisata.

“Terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini Dinas Pariwisata Propinsi yang telah memberi pelatihan pembuatan souvenir dan pengemasan kukis pisang dan produk lainnya. Masyarakat harus tergerak berusaha untuk meningkatkan kemampuan ekonomi melalui bantuan yang diberikan dari pemerintah,”katanya.(sonny)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here