Qasidah Masjid Al-Mujahidin, Warnai Pembukaan Lomba Paduan Suara Denominasi Gereja Di Tomohon

0
644

 

Tomohon, (Bunaken.co.id) – Pemerintah Kota Tomohon akhir pekan lalu megelar lomba paduan suara kebersamaan Pelsus GMIM dan antar denominasi agama se Kota Tomohon.Lomba yang merupakan iven  tambahan dalam rangkaian kegiatan TIFF , berlangsung di pusat pameran TIFF kompleks halaman kantor Rindam XIII/Merdeka Kakaskasen Kota Tomohon, Jumat (11/8/17), diawali dengan ibadah syukur dipimpin Pdt Yulin Karwur STh selaku ketua BPMW Tomohon satu.

1

Pdt Yulin dalam khotbahnya mengajak warga dan jemaat untuk bersama-sama dengan pemerintah Kota Tomohon, bersinergi dalam membangun Kota demi kemuliaan Tuhan.
Hal menarik adalah antusias wisman mancanegara menyaksikan pelaksanaan lomba paduan suara seperti tahun sebelumnya kegiatan diawali dengan  persembahan kesenian muslim qasidah kaum ibu dan tarian kreasi remaja putri Masjid Al-Mujahidin Matani Tomohon, dan dari kelompok pemuda Masjid Nurul – Iman Kampung Jawa Tomohon menandakan wujud kerukunan antar umat beragama di Kota Tomohon yang sangat kuat juga ketika pujian  jajaran Pemkot bersama para tokoh agama dipandu oleh Walikota Tomohon.
Ketua panitia lomba paduan suara Ir Miky Wenur, yang adalah ketua DPRD Kota Tomohon dalam sambutannya mengatakan lomba paduan suara kebersamaan Pelsus GMIM dan paduan suara antar denominasi agama se Kota Tomohon yang dikolaborasikan dengan penampilan jenis kesenian muslim merupakan suasana yang tidak mudah didapatkan.
“Marilah kita sebagai masyarakat Tomohon untuk senantiasa terus menjaga kerukunan antar umat beragama, mayoritas menjaga dan menghargai yg minoritas, begitu sebaliknya, Lebih dari itu diingatkannya agar sebagai masyarakat untuk saling menghormati, saling menjaga supaya tidak ada ketersinggungan, dan keberagaman yang ada hendaklah kita terus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dalam lingkungan kita masing-masing”tutur wenur
Sementara itu Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak saat membuka kegiatan mengatakan kerukunan yang ada di Kota Tomohon yang tercipta sampai saat ini sangat mahal, bahkan tidak ternilai harganya dan telah terbukti yakni dengan adanya pengakuan dari berbagai pihak, Tomohon memberi contoh dapat hidup rukun dalam keragaman agama yang ada sehingga memperoleh penghargaan Harmony Award dari Kementerian Agama RI.

“Suasana yang tercipta saat ini, bukan hanya sekedar berlomba, akan tetapi memiliki makna lebih menumbuhkan nilai kerukunan yang sangat tinggi dalam keberagaman agama dan golongan. Marilah kita menjaga dan menjunjung tinggi perbedaan yang ada, dan saya berharap kegiatan ini bukan hanya rutinitas saja, disisi lain dapat menjadi contoh dari daerah Kabupaten/Kota bahkan diseluruh Indonesia dalam hal membina, menumbuhkan kerukunan antar umat beragama,”ungkapnya.
Untuk diketahui lomba paduan suara ini akan berlangsung selama dua hari, diikuti hampir 30 tim paduan suara sedenominasi gereja.
Tampak Hadir sekretaris Kota Ir Harold lolowang MSc bersama para perangkat daerah, serta para tokoh agama dan masyarakat. (Iskandar/st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here