BPJS Kesehatan Dan Pemkot Kotamobagu Bangun Kota Bebas Kumuh

0
644

 

Kotamobagu, Bunaken.co.id –  Banyaknya  masyarakat yang belum sadar pentingnya kesehatan serta kurangnya pemahaman tentang BPJS, membuat pihak BPJS melakukan sosialisasi yang melibatkan perwakilan pemerintah kota kotamobagu, TNI Polri se_kotaKotamobagu.

bpjs-2

Drg Nora Duita Manurung dari BPJS Kotamobagu mengatakan kurangnya pemahaman masyarakat tentang BPJS menjadi kendala tersendiri, seperti pengalaman yang terjadi di rumah sakit Kotamobagu dimana pasian BPJS kesehatan sudah 15 hari inap di rumah sakit dipulangkan.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada semua peserta BPJS, untuk dapat mempergunakan manfaat dari pihak penyelenggara jaminan social. Seperti ada pengalaman yang terjadi di rumah sakit kotamobagu, dimana  terdapat pasien BPJS yang dipulangkan setelah menjalani rawat nginap,”jelas manurung.

Dijelaskannya, BPJS Kesehatan tidak menerapkan aturan pasien yang sakit dan inap hanya 15 hari dan pasien dapat keluar rumah sakit atas perintah dokter.

” itu tidak benar. jadi tidak ada pembatasan waktu inap pasien karena semua pasien yang sakit harus sesuai idikasi medis jadi jika dokter mengatakan pasien sudah boleh berobat jalan maka pasien harus berobat jalan,’ungkapnya.

Saat ini banyak masyarakat yang belum memahami penggunaan BPJS, karena saat ini ada juga program JKN – KIS. BPJS hanya sebagai penyelenggara saja.

“Pihak BPJS kesehatan siap bekerjasama dengan pemerintah untuk program membangun Kota tanpa kumuh sehingga masyarakat kotamobagu sehat dan terbebas dari penyakit,”tutup Manurung.(mp/st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here